KALIMANTAN TIMUR — Dewa United Banten FC menelan kekalahan perdana di BRI Super League 2026/27 setelah digelontor empat gol tanpa balas oleh Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Winger Noah Sadaoui menyebut hasil 0-4 sebagai alarm penyadar agar Banten Warriors tidak cepat puas dengan posisi di papan atas.
Kekalahan di markas Singo Edan itu terasa menyakitkan karena Dewa United datang dengan rasa percaya diri tinggi. Gawang Banten Warriors dibobol dua kali oleh Careca, plus tambahan gol dari Oluwasegun Otusanya dan Julian Guevara.
Dewa United sempat tampil dominan di awal laga. Namun dua gol Careca memecah konsentrasi anak asuh Osmar Loss, sebelum Otusanya dan Guevara melengkapi penderitaan tim tamu.
Hasil ini sekaligus memutus rekor tak terkalahkan Dewa United di awal musim. Meski masih tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 14 poin, posisi Banten Warriors di papan atas mulai terancam.
Winger andalan Dewa United, Noah Sadaoui, tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya. Pemain asal Maroko itu menilai skor akhir sudah menggambarkan buruknya performa tim.
"Seperti yang disampaikan pelatih, skor akhir sudah menjelaskan segalanya. Tentu kami sangat-sangat kecewa dengan hasil ini, karena kami tahu betul kapasitas dan potensi yang dimiliki tim ini," ujar Noah Sadaoui usai laga.
Kendati demikian, Noah enggan larut dalam kesedihan. Ia menilai kekalahan dari Singo Edan bisa dipetik hikmahnya sebagai peringatan keras agar Dewa United tidak cepat puas.
"Kadang-kadang pertandingan seperti ini memang perlu terjadi. Ini menjadi alarm dan peringatan bagi kami untuk tetap berada di jalur yang benar. Hal ini memaksa kami untuk mengevaluasi diri," tegasnya.
Pemain bernomor punggung tinggi itu menegaskan fokus utama skuad saat ini adalah bangkit dan mempersiapkan diri lebih baik. Dewa United masih ingin menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
"Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan sekarang adalah menatap pertandingan berikutnya. Kami harus bekerja lebih keras di latihan dan bertekad tampil jauh lebih baik daripada hari ini," pungkas Noah.
Bagi Osmar Loss, laga melawan Arema FC menjadi bahan evaluasi penting. Kekalahan telak ini memperlihatkan celah di lini belakang yang harus segera ditutup sebelum jadwal padat BRI Super League berlanjut.