SANGATTA — Warga yang hadir datang dari pelosok Kabupaten Kutai Timur, bukan hanya dari Kecamatan Kongbeng. Panitia menyiapkan pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, hingga pelayanan kesehatan mata dalam satu lokasi agar warga tak perlu bolak-balik ke fasilitas kesehatan.
Pembagian kacamata gratis menyasar siswa sekolah dasar dan guru. Ada 223 kacamata yang disalurkan pada kegiatan tersebut.
Di luar layanan medis, panitia menyalurkan 2.000 paket sembako bagi warga setempat. Bantuan itu diarahkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.
Program ini disebut sebagai langkah konkret memperkuat derajat kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiatan menyasar warga di tiga kecamatan di Kutim.
Kelancaran bakti sosial berskala besar ini ditopang kolaborasi sejumlah entitas bisnis di bidang perkebunan, pengolahan kelapa sawit, dan kehutanan. Mitra yang terlibat antara lain Sinarmas Agribusiness and Food, Sinarmas Forestry, DSN Group, Astra Group, dan Gunta Samba Group.
Sejumlah perusahaan lain turut mendukung, yakni PT Sumatera Kalimantan Jaya, PT Maharani Sukses Abadi, PT LION Jambi, dan Koperasi Sawit Mitra Sinarmas.
Tim gabungan yang bertugas terdiri atas 30 dokter umum, 3 dokter gigi, 1 dokter mata, 21 apoteker, serta 33 perawat. Totalnya 88 tenaga medis profesional yang bekerja di lapangan.
Lebih dari 312 relawan Tzu Chi Sinarmas memandu warga sejak pagi hari. Relawan mengatur alur pendaftaran hingga antrean layanan agar ribuan peserta terlayani tertib.
Kegiatan di Kongbeng menjadi salah satu titik bakti sosial Tzu Chi Sinarmas 2026 di Kalimantan Timur. Warga yang belum sempat terlayani dapat menunggu jadwal kegiatan berikutnya di wilayah kecamatan lain.