KALIMANTAN TIMUR — Kia Sales Indonesia membuka pre-book The all-new Carens EV sejak 26 Oktober 2026 dengan estimasi harga Rp382 juta hingga Rp432 juta OTR Jakarta, plus bonus home charger 7 kW dan voucher listrik Rp5 juta untuk 240 pembeli pertama. MPV listrik tujuh kursi ini jadi pesaing langsung BYD M6 dan MG Maxus 9 di segmen keluarga, tapi harga resminya baru dipastikan saat peluncuran.
Pemesanan bisa dilakukan di jaringan dealer dan situs resmi Kia Sales Indonesia. Carens EV pertama kali muncul sebagai mobil konsep di GIIAS Jakarta 2026, dan versi produksinya membawa tema "Glow Up Your Family Ride" — bahasa pemasaran Kia untuk menyasar keluarga yang ingin pindah ke mobil listrik tanpa mengorbankan ruang kabin.
Kia membagi Carens EV ke empat varian yang dibedakan dari kapasitas baterai dan konfigurasi kursi:
Sayangnya, Kia belum merilis angka kapasitas baterai (kWh), jarak tempuh, maupun daya motor untuk kedua pilihan tersebut. Informasi itu kemungkinan baru dibuka saat peluncuran resmi. Estimasi harga Rp382 juta sampai Rp432 juta OTR Jakarta juga masih bersifat sementara.
Bagian depan memakai karakter tiger face khas Kia, dengan Star Map LED Connected DRL yang sudah menyatukan lampu sein di dalamnya. Di buritan ada Star Map LED Connected Tail Lamps, sementara kaki-kakinya memakai velg crystal-cut dual-tone aero alloy. Kombinasi ini memberi kesan lebih tegas dibanding MPV keluarga konvensional.
Kia cukup agresif di sektor interior. Ada Dual Pane Panoramic Sunroof, dua layar panoramic berukuran total 26,6 inci, ambient lighting 64 warna, dan sistem audio BOSE dengan 8 speaker. Kursi baris depan mendapat ventilated seats, plus Smart Pure Air Purifier untuk menyaring udara kabin.
Untuk keluarga dengan anak kecil, kombinasi sunroof dan layar besar di dashboard biasanya jadi nilai jual utama. Perlu diuji lebih lanjut apakah layar selebar itu benar-benar fungsional atau justru menyilaukan saat siang hari.
Fitur keselamatan mencakup ADAS Level 2 dengan 20 fungsi bantuan pengemudi. Ada juga paddle shifter untuk mengatur regenerative braking dan mengakses mode i-Pedal, plus Vehicle-to-Load (V2L) yang bisa memasok daya ke peralatan listrik untuk kegiatan luar ruang.
V2L kini jadi fitur wajib di segmen MPV listrik keluarga — kompetitor sekelas sudah menawarkannya, jadi kehadiran fitur ini lebih tepat dibaca sebagai standar baru ketimbang keunggulan.
Pembeli mendapat salah satu benefit pengisian daya: Kia Home Charging beroutput maksimal 7 kW plus voucher listrik senilai Rp5 juta. Benefit ini terbatas untuk 240 pembeli pertama dan tidak mencakup biaya pemasangan maupun peningkatan instalasi listrik rumah.
Batasan 240 unit itu perlu dicatat. Angka tersebut relatif kecil untuk pasar MPV keluarga Indonesia, jadi calon pembeli yang serius sebaiknya mengonfirmasi ketersediaan kuota ke dealer sebelum membayar tanda jadi.
Welly Nugroho, VP Commercial Kia Sales Indonesia, menyebut tema kampanye ini berangkat dari keinginan sederhana pemilik mobil: "saat upgrade mobil, ada peningkatan yang terasa. Keluarga lebih nyaman di dalamnya, fiturnya berguna, dan desain yang juga bisa dinikmati dan dibanggakan pemiliknya."
Carens EV masuk ke ceruk yang makin padat. Nama seperti BYD M6 dan MG Maxus 9 sudah lebih dulu bermain di segmen MPV listrik keluarga dengan harga yang tak jauh berbeda. Kia mengandalkan kombinasi desain lebih bold, sunroof panoramik, dan audio BOSE sebagai pembeda.
Tanpa angka baterai dan range, sulit menilai apakah Carens EV benar-benar kompetitif secara teknis atau hanya menang di sisi fitur kabin. Pantau peluncuran resminya — di situlah semua angka yang menentukan baru akan terbuka.