KALIMANTAN TIMUR — Polemik di kubu La Roja mencuat jelang keberangkatan ke Piala Dunia 2026. Luis de la Fuente secara resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke turnamen empat tahunan tersebut, dan nama Ansu Fati tidak masuk di dalamnya. Keputusan ini langsung menuai protes, terutama dari pihak keluarga.
Bori Fati: "Ini Keputusan Subjektif, Bukan Performa"
"Anak saya dalam kondisi fisik yang sangat baik. Ia sudah membuktikan diri di beberapa laga terakhir," ujar Bori Fati dalam wawancara dengan radio Spanyol, Senin (10/11). Ia menambahkan bahwa keputusan pelatih lebih didasari faktor non-teknis.
"Kami menghormati otoritas pelatih, tapi sebagai ayah saya harus bicara. Ini bukan soal statistik atau gol. Ini soal kepercayaan yang tidak diberikan," tegasnya.
Karier Ansu Fati yang Tersendat
Winger 23 tahun itu sempat menjadi bintang muda Barcelona dan mencetak rekor sebagai pencetak gol termuda di sejarah klub. Namun, rentetan cedera panjang membuat perkembangannya mandek dalam dua musim terakhir. Musim lalu ia hanya mencatat 12 penampilan di La Liga.
De la Fuente sendiri, saat konferensi pers, beralasan bahwa persaingan di lini depan sangat ketat. "Kami punya banyak opsi di sayap. Ansu pemain hebat, tapi saya harus memilih yang paling siap untuk skema permainan kami," ujar pelatih yang membawa Spanyol juara Nations League itu.
Dampak bagi Timnas Spanyol
Absennya Fati membuat Spanyol kehilangan opsi dribel dan penetrasi dari sisi kiri. Di posisinya, De la Fuente lebih mengandalkan Nico Williams dan Yeremy Pino. Namun, kritik publik menilai keduanya belum memiliki naluri mencetak gol setajam Fati saat fit.
Spanyol tergabung di Grup E Piala Dunia 2026 bersama Kroasia, Maroko, dan Selandia Baru. La Roja akan memulai kampanye mereka pada 14 Juni mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) belum memberikan pernyataan resmi menanggapi kritik dari Bori Fati.