SENDAWAR — Jajaran Polres Kutai Barat (Kubar) kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani kasus kriminal. Pelaku pencurian dengan kekerasan yang meresahkan warga berhasil dibekuk dalam waktu kurang dari 24 jam setelah aksinya.
Korban Tenaga Kesehatan Jadi Sasaran di Jalan Sepi
Peristiwa tersebut dialami oleh seorang tenaga kesehatan berinisial WPA (32) pada Selasa malam pekan lalu. Saat itu, korban dalam perjalanan pulang dari wilayah Melak menuju Barong Tongkok.
Di ruas jalan poros Kampung Sekolaq Oday yang minim penerangan, korban diduga dibuntuti oleh seorang pria pengendara sepeda motor. Pelaku kemudian menendang kendaraan korban hingga terjatuh ke parit di pinggir jalan.
Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, S.I.K., M.H., menyampaikan langsung keberhasilan pengungkapan ini dalam konferensi pers di Gedung Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kutai Barat, Jumat (29/05/2026).
Pelaku Tak Hanya Merampas, Juga Gasak Saldo Digital Korban
Saat korban berupaya meminta bantuan menggunakan telepon genggamnya, pelaku mendekat, mendorongnya, lalu merampas ponsel tersebut dan melarikan diri. Tidak berhenti di situ, pelaku diduga memanfaatkan akses layanan perbankan digital milik korban yang tersimpan di perangkat itu untuk melakukan transaksi ke akun dompet digital miliknya.
Modus ini menunjukkan bahwa target pelaku tidak hanya barang fisik, tetapi juga aset digital yang semakin umum digunakan masyarakat. Pihak kepolisian mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap keamanan data perbankan di ponsel pribadi.
Berkat Kolaborasi Cepat, Pelaku Tak Berkutik
Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara Tim Unit Reaksi Cepat (URC), Tim Opsnal Satreskrim, dan Unit Reskrim Polsek Melak. Kombinasi unit-unit ini memungkinkan pelacakan dan penangkapan berlangsung efisien.
Kapolres mengapresiasi kinerja jajarannya yang sigap merespons laporan warga. Pelaku kini telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Kutai Barat.