Pencarian

Pemkot Balikpapan Uji Coba Bansos Digital, 365 Agen Perlinsos Disiapkan untuk Distribusi Bantuan ke Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:33:41 WIB
Pemkot Balikpapan Uji Coba Bansos Digital, 365 Agen Perlinsos Disiapkan untuk Distribusi Bantuan ke Warga
Pemkot Balikpapan menggelar uji coba bansos digital dengan melibatkan 365 agen perlinsos.

BALIKPAPAN — Uji coba bansos digital ini menjadi terobosan baru dalam tata kelola bantuan sosial di Balikpapan. Pemkot tidak lagi sepenuhnya mengandalkan mekanisme konvensional yang kerap memicu antrean panjang dan potensi penyimpangan data penerima.

Mengapa Pemkot Balikpapan Perlu Agen Perlinsos?

Kehadiran 365 agen perlinsos bukan sekadar penambah jumlah petugas. Mereka adalah ujung tombak yang akan memverifikasi data penerima manfaat secara langsung di lapangan. Setiap agen ditugaskan untuk memastikan warga yang berhak mendapatkan bantuan telah terdaftar dalam sistem data tunggal sosial ekonomi daerah.

Model ini diadopsi untuk menekan celah kesalahan sasaran yang selama ini menjadi momok dalam penyaluran bansos. Dengan agen yang tersebar hingga ke tingkat RT/RW, proses verifikasi diharapkan lebih akurat dan transparan.

Bagaimana Mekanisme Penyaluran Bansos Digital Nanti?

Dalam skema uji coba ini, bansos tidak lagi dibagikan dalam bentuk paket sembako atau uang tunai langsung. Penerima akan mendapatkan akses digital—baik melalui kartu atau aplikasi—yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di agen perlinsos yang telah ditunjuk.

Setiap transaksi akan tercatat secara elektronik. Data pembelian, jumlah saldo, hingga lokasi penebusan bisa dipantau secara real-time oleh Dinas Sosial setempat. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan kebocoran anggaran dan mempercepat distribusi.

Dampak Langsung bagi Warga Penerima Manfaat

Bagi warga yang selama ini harus mengantre berjam-jam atau menempuh jarak jauh ke kantor kelurahan, bansos digital menawarkan kemudahan. Mereka cukup mendatangi agen perlinsos terdekat yang biasanya berada di warung atau toko kelontong dalam lingkungan tempat tinggal.

Namun, tantangan tetap ada. Tidak semua penerima bansos melek teknologi atau memiliki ponsel pintar. Pemkot Balikpapan disebut akan menyediakan pendampingan teknis bagi warga lanjut usia dan penyandang disabilitas agar tetap bisa mengakses bantuan tersebut.

Langkah Awal Menuju Sistem Bansos Modern

Uji coba ini menjadi pijakan awal bagi Balikpapan untuk bertransformasi ke sistem bansos yang lebih modern dan terintegrasi. Jika berhasil, model ini berpotensi direplikasi oleh kota/kabupaten lain di Kalimantan Timur.

Keberhasilan program sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur digital dan kompetensi para agen perlinsos. Pemkot dijadwalkan melakukan evaluasi berkala selama masa uji coba untuk menyempurnakan sistem sebelum diterapkan secara penuh.

Bagikan
Sumber: kabar24.bisnis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks