BONTANG — DPK Bontang tidak hanya menambah koleksi fisik, tetapi juga memperluas akses bacaan digital melalui aplikasi perpustakaan. Langkah ini menyasar masyarakat yang lebih nyaman membaca melalui ponsel atau tablet. Indra menyebut kehadiran buku-buku baru berdampak langsung pada peningkatan jumlah peminjam dari kelompok usia produktif.
Kategori Buku Apa Saja yang Ditambahkan?
Pengadaan buku diarahkan pada kategori yang banyak dicari pembaca, seperti novel populer, buku pengembangan diri, karya sastra, dan komik edukatif. DPK juga mengkurasi koleksi berdasarkan masukan dari pengunjung perpustakaan.
“Kami juga memperhatikan usulan dari pemustaka agar koleksi yang dihadirkan sesuai dengan kebutuhan dan tren yang berkembang,” kata Indra, Kamis (4/6/2026).
Strategi Menjaga Perpustakaan Tetap Relevan
Pembaruan koleksi dilakukan secara berkala sebagai strategi menarik lebih banyak pengunjung. Indra menjelaskan, faktor utama yang membuat masyarakat enggan datang ke perpustakaan adalah kurangnya variasi bacaan.
“Kami terus berupaya menambah koleksi buku yang sedang diminati masyarakat agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan bacaan,” ujarnya.
Pelatihan Pustakawan untuk Rekomendasi Bacaan
Untuk mendukung pelayanan, DPK secara rutin memberikan pelatihan kepada pustakawan. Tujuannya agar mereka mampu memberikan rekomendasi bacaan yang sesuai dengan minat masing-masing pengunjung. Indra menambahkan, koleksi yang beragam dinilai mampu mengurangi kejenuhan sekaligus meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk kembali berkunjung.
“Melalui pembaruan koleksi yang berkelanjutan, kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai pusat literasi yang modern, dinamis, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.