BONTANG — Kecelakaan lalu lintas tunggal itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Korban mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi KT-2774-QI saat melintas di ruas jalan yang memiliki tikungan. Ia diduga kehilangan konsentrasi hingga kendaraannya oleng ke kiri dan membentur pohon di tepi jalan.
Benturan Keras dan Evakuasi ke RSUD Taman Husada
Benturan keras membuat korban menderita luka serius. Warga sekitar bersama petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi AF ke RSUD Taman Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa pelajar tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
“Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka serius. Warga bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Taman Husada, untuk mendapatkan penanganan medis,” ucap Kasat Lantas, AKP Purwo Asmadi saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).
Kerugian Material dan Barang Bukti Diamankan
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga merusak bagian depan sepeda motor. Pihak kepolisian memperkirakan kerugian material mencapai sekitar Rp2 juta.
AKP Purwo menyebutkan pihaknya telah melakukan penanganan sesuai prosedur. Petugas mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario. Polisi juga telah meminta keterangan dari para saksi di lapangan.
Imbauan Polisi: Jaga Konsentrasi Saat Berkendara
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu waspada. Polisi mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi fisik prima, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan selama di jalan.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan, agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara,” tambah AKP Purwo.
Pihak kepolisian juga berharap kejadian ini menjadi pelajaran bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga pada kewaspadaan dan konsentrasi selama berada di jalan raya.