Pencarian

PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Bergilir di Samarinda, Target Perbaikan PLTGU Rampung Juli 2026

Selasa, 30 Juni 2026 • 03:17:01 WIB
PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Bergilir di Samarinda, Target Perbaikan PLTGU Rampung Juli 2026
PLN mengonfirmasi gangguan PLTGU sebagai penyebab pemadaman bergilir di Samarinda.

SAMARINDA — Warga Samarinda yang belakangan kerap mengalami pemadaman listrik bergilir akhirnya mendapat penjelasan resmi dari PLN. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur, mengungkapkan bahwa gangguan pada PLTGU menjadi penyebab utama terganggunya pasokan listrik ke rumah-rumah warga.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Saat ini tim teknis kami bekerja keras untuk mempercepat proses perbaikan,” ujar GM PLN UIP Kalimantan Bagian Timur dalam keterangan resminya, Selasa (18/3/2026).

Gangguan PLTGU Sebabkan Pasokan Listrik Terganggu

PLN menjelaskan bahwa pemadaman bergilir terjadi akibat berkurangnya daya mampu dari PLTGU yang memasok kebutuhan listrik Samarinda dan sekitarnya. Gangguan teknis pada pembangkit ini memaksa PLN melakukan pengaturan beban secara bertahap.

Keputusan memadamkan listrik secara bergilir, menurut PLN, merupakan langkah terakhir setelah berbagai upaya dilakukan. Tujuannya menjaga kestabilan sistem kelistrikan agar tidak terjadi pemadaman total yang lebih luas.

Target Perbaikan PLTGU Capai Juli 2026

PLN menargetkan proses perbaikan PLTGU dapat rampung pada Juli 2026. Setelah selesai, pasokan listrik ke Samarinda diharapkan kembali normal dan pemadaman bergilir dapat dihentikan sepenuhnya.

“Kami berharap masyarakat bersabar. Perbaikan ini memerlukan waktu karena melibatkan komponen utama pembangkit,” tambahnya.

PLN juga mengimbau warga untuk tetap mengikuti jadwal pemadaman yang telah diinformasikan melalui saluran resmi. Masyarakat diminta menghemat penggunaan listrik selama masa pemulihan pasokan.

Dampak Pemadaman ke Warga Samarinda

Pemadaman bergilir yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir dikeluhkan warga. Aktivitas usaha kecil dan rumah tangga terganggu, terutama saat listrik padam di jam-jam produktif.

Sejumlah warga di Kelurahan Sungai Pinang dan Kelurahan Air Hitam melaporkan pemadaman bisa berlangsung hingga 4-6 jam per hari. PLN menyatakan pihaknya terus memonitor situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah kota.

PLN memastikan bahwa setelah PLTGU beroperasi penuh pada Juli 2026, pasokan listrik ke Samarinda akan kembali andal. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi PLN terkait jadwal pemadaman terbaru.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: prokal.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks