Pencarian

Polda Kaltim Gelar Upacara Pemuliaan Nilai Tribrata Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Pataka Bersejarah Dicuci

Selasa, 30 Juni 2026 • 20:09:01 WIB
Polda Kaltim Gelar Upacara Pemuliaan Nilai Tribrata Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Pataka Bersejarah Dicuci
Personel Polda Kaltim melaksanakan prosesi pencucian Pataka Tribrata sebagai bagian dari upacara pemuliaan nilai Tribrata.

BALIKPAPAN — Rangkaian upacara tidak hanya berisi penghormatan simbolis. Salah satu momen puncak adalah prosesi pencucian Pataka Tribrata Polri dan Pataka Siaga Dharma Bhakti. Dua panji pusaka itu menjadi simbol kehormatan dan jati diri yang dipegang teguh setiap anggota Polri.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan bahwa pemuliaan nilai-nilai Tribrata adalah agenda rutin tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali landasan moral dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pataka Siaga Dharma Bhakti: Simbol Sejarah dari Era Hoegeng

Pataka Siaga Dharma Bhakti memiliki nilai historis yang kuat. Panji ini ditetapkan pada 2 Juni 1969 oleh Komisaris Jenderal Polisi Drs. Hoegeng Iman Santoso, yang saat itu menjabat sebagai Panglima Angkatan Kepolisian (Kapolri). Pataka tersebut menjadi lambang kesatuan Komando Daerah Angkatan Kepolisian (Komdak) XIV/Kalimantan Timur, yang kini dikenal sebagai Polda Kaltim.

Pada sisi kain pataka, terdapat lambang Tribrata yang merepresentasikan pedoman hidup anggota Polri. Identitas kesatuan Kalimantan Timur juga terukir sebagai bentuk kebanggaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Makna di Balik Pencucian Pataka: Refleksi Integritas Personel

Prosesi pencucian pataka bukan sekadar seremoni. Kombes Pol Yuliyanto menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi simbol penyucian nilai-nilai luhur Tribrata sekaligus refleksi bagi seluruh personel untuk terus menjaga kehormatan institusi.

“Tribrata bukan hanya sekadar pedoman, tetapi menjadi landasan moral bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.

Melalui sikap disiplin, integritas, dan profesionalitas, diharapkan setiap personel mampu menjaga kepercayaan publik. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat pengabdian, menjaga integritas personel, serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kalimantan Timur,” tutur Kombes Pol Yuliyanto.

Upacara pemuliaan ini menandai rangkaian awal menuju puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan jatuh pada 1 Juli 2026. Polda Kaltim dijadwalkan menggelar sejumlah kegiatan sosial dan bakti kesehatan dalam pekan mendatang.

Bagikan
Sumber: tribratanewspoldakaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks