Pencarian

Pemkab Berau Jadikan Ekonomi Sirkular dan Sampah Bernilai Ekonomi sebagai Pendorong Investasi Baru

Jumat, 03 Juli 2026 • 12:13:31 WIB
Pemkab Berau Jadikan Ekonomi Sirkular dan Sampah Bernilai Ekonomi sebagai Pendorong Investasi Baru
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menjelaskan potensi ekonomi sirkular sebagai pendorong investasi baru di Berau.

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengubah paradigma pengelolaan sampah dari sekadar masalah kebersihan menjadi sektor ekonomi strategis. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Tanjung Redeb, Jumat, menyatakan bahwa ekonomi sirkular kini menjadi pendorong utama masuknya investasi di daerah tersebut.

"Sampah bukan lagi sekadar persoalan lingkungan, tapi dalam pengelolaannya berpotensi sebagai sumber daya ekonomi yang mampu menarik investasi, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar dia.

KISS: Kawasan Industri Pengolah Sampah yang Terintegrasi

Salah satu terobosan yang diandalkan adalah rencana pengembangan Kawasan Industri Sampah Sirkular (KISS) Berau. Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem industri hijau yang terintegrasi, mulai dari proses pemilahan hingga pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

Material hasil pengolahan dari konsep ini diharapkan memberikan manfaat berganda. Mulai dari membuka lapangan kerja baru, memperkuat peran bank sampah, menambah pendapatan asli daerah dalam jangka panjang, hingga menarik investasi di sektor ekonomi sirkular.

Transformasi Ekonomi: Tinggalkan Tambang, Genggam Pariwisata dan Perikanan

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi ekonomi Berau yang tidak lagi bergantung pada sektor pertambangan dan migas. Visi pembangunan daerah 2025–2029 yang bertajuk "Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur dan Sejahtera" menjadi landasan kebijakan tersebut.

Hingga kini, Pemkab Berau terus memperkuat sektor-sektor berkelanjutan seperti pariwisata, pertanian, perikanan, industri pengolahan, hingga pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. "Ke depan, kita harus mempersiapkan fondasi ekonomi yang lebih beragam, lebih tangguh, dan lebih berkelanjutan," kata Bupati.

Pelopor Pelestarian Alam dari Darat hingga Laut

Berau sejak lama dikenal sebagai daerah percontohan dalam pelestarian alam. Di sektor darat, daerah ini telah melindungi hutan adat, cagar alam, dan kawasan tangkapan air. Berau juga menjadi percontohan nasional dalam restorasi hutan dan pengurangan emisi karbon, serta mendorong pertanian ramah lingkungan dan melarang praktik tebang habis.

Dari sisi ekonomi biru, pemerintah daerah mengatur kuota tangkapan ikan dan melarang alat tangkap yang merusak alam. Budidaya ikan dan rumput laut dilakukan tanpa mencemari perairan. Destinasi wisata bahari seperti Kepulauan Derawan, Maratua, dan Sangalaki dikelola dengan batas kunjungan ketat, pelestarian penyu, dan perlindungan terumbu karang.

"Pembangunan berwawasan lingkungan telah dipetakan menjadi bagian dari rantai industri masa depan," tegas Sri Juniarsih Mas.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks