SAMARINDA — Sebanyak 46 tim dari 30 provinsi di Indonesia akan bersaing di tahap Nasional 1 program Astra Honda SDGs Future Leaders 2026. Salah satunya berasal dari Samarinda, diwakili mahasiswa Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) yang didukung penuh oleh Astra Motor Kalimantan Timur 2 selaku Main Dealer sepeda motor Honda.
Kompetisi yang digelar Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) ini merupakan ajang project kontribusi sosial yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Fokusnya pada empat bidang: pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Proposal Ekstrak Eceng Gondok yang Tembus Seleksi Regional
Sebelum melaju ke nasional, tim UWGM Samarinda lebih dulu melewati tahap penjurian tingkat regional pada akhir Juni lalu. Proses seleksi dilakukan secara daring, melibatkan tim dari Astra Motor Kalimantan Timur 2.
Dari seluruh wilayah binaan Main Dealer Astra Motor Kalimantan Timur 2—mencakup Samarinda, Bontang, Malinau, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kutai Barat—terpilih satu tim terbaik. Tim tersebut terdiri dari satu dosen pembimbing dan lima mahasiswa yang mengusung program pengembangan ekstrak eceng gondok.
Penilaian Tahap Nasional: Proposal, Video, dan Kesesuaian SDGs
Pada tahap Nasional 1, proposal tim akan dinilai lebih mendalam berdasarkan tiga komponen: proposal project, video project, dan kesesuaian dengan kriteria penilaian program. Peserta harus menunjukkan solusi kreatif dan inovatif yang berdampak nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat.
Region Head Astra Motor Kalimantan Timur 2, Wendy Tenario, menyatakan bahwa program ini menjadi wujud nyata kontribusi perusahaannya dalam memajukan dunia pendidikan di Tanah Air.
“Kami ucapkan selamat kepada mahasiswa perwakilan Samarinda yang lolos ke tahap Nasional dalam ajang Astra Honda SDGs Future Leaders 2026,” ujar Wendy Tenario dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Membangun Kepemimpinan dan Kepedulian Sosial Mahasiswa
Kompetisi ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan masalah sosial, tetapi juga meningkatkan keterampilan leadership dan kepedulian sosial peserta. Yayasan AHM merancang program ini untuk membentuk karakter ready future talent bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Ajang ini menjadi wujud nyata Astra Motor Kalimantan Timur 2 dalam mendukung penuh para mahasiswa khususnya di Kota Samarinda dan sekitarnya dalam menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat melalui solusi yang berdampak dan berkelanjutan,” tambah Wendy.
Bagi tim UWGM Samarinda, lolos ke tahap nasional menjadi langkah awal untuk membuktikan bahwa inovasi berbasis sumber daya lokal—seperti eceng gondok yang selama ini dianggap gulma—bisa diubah menjadi solusi sosial yang bernilai ekonomi dan lingkungan.