KALIMANTAN TIMUR — Keputusan merekrut Peralta bukan tanpa alasan. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa tim pelatih sudah memantau performa sang pemain sejak musim lalu. Hasilnya, Peralta dinilai memiliki karakter menyerang yang selama ini dicari Maung Bandung.
20 Gol dan 14 Assist Jadi Modal Utama
Catatan Peralta bersama Borneo FC pada musim 2025/2026 menjadi bukti paling konkret. Ia mampu mengemas 20 gol dan 14 assist, menjadikannya salah satu pemain asing paling produktif di kompetisi Indonesia. Angka itu yang meyakinkan manajemen Persib untuk bergerak cepat di bursa transfer.
"Tim pelatih membutuhkan pemain dengan mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif. Mariano Peralta memiliki kualitas yang sesuai," ujar Adhitia dalam sesi perkenalan di Bandung, Minggu (19/7).
Jejak Karier: Dari San Lorenzo ke Pulau Borneo
Peralta memulai perjalanan profesionalnya di akademi San Lorenzo, Argentina. Ia meneken kontrak profesional pada 2018 dan menjalani debut di Liga Argentina pada 1 Maret 2020 saat San Lorenzo menang 3-1 atas Aldosivi. Sebelum merumput di Indonesia pada 2024, pemain kelahiran Adrogué, 20 Februari 1998 itu sempat dipinjamkan ke Unión de Santa Fe pada 2022 dan kemudian memperkuat Cerro.
Bersama Persib, ia diharapkan bisa langsung menyatu dengan filosofi permainan tim serta atmosfer dukungan Bobotoh. Manajemen optimistis pengalaman Peralta di Liga 1 bisa mempercepat adaptasinya tanpa perlu waktu lama.
Kedalaman Skuad Jadi Target Utama
Adhitia menegaskan bahwa perekrutan ini bukan sekadar menambah bintang, melainkan membangun skuad yang kompetitif dan punya kedalaman. Jadwal kompetisi yang padat menjadi pertimbangan utama.
"Persib membangun skuad yang tidak hanya kompetitif dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki kedalaman yang memadai. Kami optimistis Mariano dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan," ungkapnya.
Peralta menjadi rekrutan anyar pertama Persib yang diperkenalkan secara resmi untuk musim depan. Dengan karakter sebagai penyerang sayap yang cepat dan mampu menusuk pertahanan lawan, ia diproyeksikan menjadi pelengkap lini depan Maung Bandung yang musim lalu kerap tumpul di momen krusial.
Adhitia menutup pernyataannya dengan sambutan khas Sunda. "Wilujeng sumping, Mariano Peralta. Selamat datang di keluarga besar Persib dan di Kota Bandung."