KALIMANTAN TIMUR — Baterai Electric Vehicle (BEV) di Indonesia perlahan bergeser dari sekadar kendaraan kedua untuk city driving. Toyota bZ4X Touring yang kami tinjau dari sisi spesifikasi dan positioning ini mencoba mengisi celah tersebut—SUV listrik yang tidak canggung diajak keluar aspal mulus atau menempuh rute antar kota. Artikel ini mengulas tawaran utama Toyota lewat varian tertinggi bZ4X tersebut, bukan hasil uji kendara jangka panjang.
Dimensi dan Ground Clearance: Bukan Sekadar SUV Gaya
Angka pertama yang langsung menjelaskan karakter bZ4X Touring adalah ground clearance 216 mm. Jarak pijak ke tanah ini setara dengan SUV konvensional, bukan sekadar gaya. Kombinasi dengan dimensi panjang 4.830 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.675 mm, dan wheelbase 2.850 mm membuat proporsi tubuhnya tegap.
Bagian belakang yang lebih panjang memberi ruang bagasi lapang. Toyota juga membekali roof rail dengan kapasitas beban dinamis 80 kg saat melaju dan 317 kg saat parkir. Artinya, membawa perlengkapan outdoor seperti tenda atau rooftop box tetap masuk akal.
AWD Dua eAxle dan Fitur Medan: Tenaga 280 kW untuk Traksi Sulit
Karakter off-road bZ4X Touring diperkuat sistem All-Wheel Drive (AWD) dengan dua unit eAxle di depan dan belakang. Masing-masing eAxle menghasilkan tenaga 167 kW dan torsi 286,6 Nm—secara total sistem menghasilkan tenaga hingga 280 kW yang disalurkan ke empat roda. Konfigurasi ini memberi tenaga ekstra saat traksi antar roda berbeda, misalnya di jalan berbatu atau berlumpur.
Untuk pengendalian di medan sulit, Toyota menyematkan Multi Terrain Select (MTS), Downhill Assist Control (DAC), dan CRAWL Control. CRAWL Control bekerja seperti cruise control kecepatan rendah yang mengatur pedal gas dan rem otomatis, menjaga momentum saat melewati lumpur, pasir, atau batuan. Tersedia juga Offroad Capability Drive Mode dengan pilihan SNOW/DIRT dan DEEP SNOW/MUD, plus Grip Control.
Baterai 74,69 kWh: Jarak Tempuh 487 km dan Dukungan DC 150 kW
Kemampuan luar ruang tidak membuat bZ4X Touring melupakan fungsi dasarnya sebagai EV harian. Baterai berkapasitas 74,69 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 487 km dalam sekali pengisian—angka yang bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara. Untuk pengisian, tersedia AC charging hingga 22 kW dan DC fast charging hingga 150 kW.
Spesifikasi ini membuatnya tetap praktis untuk commute harian, sekaligus memberi fleksibilitas untuk perjalanan antar kota tanpa kecemasan jarak yang berlebihan.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Klaim jarak tempuh 487 km adalah angka pabrikan—hasil real-world bisa lebih rendah tergantung gaya berkendara, beban, dan kondisi medan, terutama saat mode AWD atau medan berat aktif.
- Fitur seperti CRAWL Control dan MTS memang mendukung aktivitas outdoor, tetapi ban bawaan pabrik perlu diperiksa kesesuaiannya untuk medan lumpur atau bebatuan ekstrem.
- Posisi bZ4X Touring di segmen EV premium berarti kompetitor langsungnya bukan sekadar SUV listrik China, melainkan juga model Jepang dan Korea di kelas harga serupa.
Verdict: EV yang Mulai Keluar dari Zona Nyaman
New Toyota bZ4X Touring menunjukkan arah evolusi mobil listrik yang lebih beragam. Pada hari kerja, ia berperan sebagai kendaraan mobilitas harian. Saat akhir pekan, karakter SUV-nya muncul lewat AWD, ground clearance tinggi, dan fitur pendukung medan untuk membawa perlengkapan menuju destinasi lebih jauh.
Elektrifikasi bukan sekadar mengganti mesin pembakaran dengan motor listrik—ia membuka peluang produsen menghadirkan kendaraan dengan karakter berbeda. bZ4X Touring adalah salah satu contoh nyata, cocok untuk konsumen yang menginginkan satu kendaraan untuk berbagai kebutuhan mobilitas.