KALIMANTAN TIMUR — Angka 254 gram untuk iPhone Duo versus 201 gram Galaxy Z Fold 8 memang terpaut jauh di kelas HP lipat model buku. Samsung lewat keterangan resminya membeberkan bagaimana mereka bisa menekan bobot Fold 8 sampai ke titik itu — dan prosesnya jauh dari sekadar memangkas satu komponen besar.
270 Komponen Dievaluasi, Dihitung Sampai 0,001 Gram
Tim pengembang Samsung mengevaluasi sekitar 270 komponen plus lebih dari 180 jenis komponen pendukung. Setiap bagian diteliti hingga satuan 0,001 gram untuk mencari mana yang masih bisa dibuat lebih ringan.
Hasilnya, sekitar 15 jenis komponen pendukung dihilangkan dan lebih dari 170 komponen lain dioptimalkan. Pendekatan ini berbeda dari sekadar membuang fitur demi angka di atas kertas.
Layar Jadi Bagian yang Paling Banyak "Diet"
Salah satu komponen yang paling banyak diutak-atik adalah layar. Galaxy Z Fold 8 memakai struktur Flex Titanium dengan lapisan Titanium Alloy Film setebal puluhan mikrometer — sekitar sepertiga ketebalan rambut manusia.
Pelat logam penopang layar dibuat sekitar 0,2 mm, dan di beberapa bagian cuma 0,15 mm. Rangka luarnya menggunakan Advanced Armor Aluminum. Samsung juga mendesain ulang PCB dan antena NFC untuk mengurangi bagian yang tumpang tindih.
Perjalanan Bobot Galaxy Z Fold: 276 Gram ke 201 Gram
Kalau dilihat per generasi, penurunan bobot Galaxy Z Fold konsisten sejak 2019:
- Galaxy Fold (2019): 276 gram, tebal 17,1 mm
- Galaxy Z Fold 5: 253 gram
- Galaxy Z Fold 6: 239 gram
- Galaxy Z Fold 7: 215 gram
- Galaxy Z Fold 8: 201 gram, tebal 9,7 mm saat dilipat
Dalam lima generasi terakhir, Samsung memangkas 52 gram dari bobot Galaxy Z Fold. iPhone Duo sendiri punya ketebalan 11,3 mm saat dilipat dan 5,2 mm saat dibuka — masih lebih tebal dari Fold 8 di posisi tertutup.
Ringan Bukan Berarti Fitur Dikorbankan
Samsung menegaskan pengurangan bobot tidak dilakukan dengan membuang fitur. Ruang dan bobot yang dihemat dialokasikan ulang untuk baterai, kamera, dan sistem pendingin.
Contoh paling jelas ada di Galaxy Z Fold 8 Ultra. Bobotnya tetap 215 gram seperti Fold 7, tapi kapasitas baterainya naik dari 4.400 mAh jadi 5.000 mAh. Volume lapisan grafit untuk pembuangan panas juga bertambah sekitar 7%.
Untuk mengimbangi baterai yang lebih besar, Samsung masih harus memangkas bobot komponen lain sekitar 6 gram. Artinya, bahkan di varian Ultra yang lebih berat, strategi pengurangan bobot tetap diterapkan.
Yang Perlu Diperhatikan
Klaim Samsung soal evaluasi 270 komponen dan penghitungan hingga 0,001 gram datang dari keterangan resmi perusahaan, bukan hasil pengujian independen. Angka bobot dan ketebalan memang bisa diverifikasi langsung, tapi besaran kontribusi tiap komponen terhadap penghematan gram tidak diungkap rinci per bagian.
Selain itu, iPhone Duo sebagai produk generasi pertama wajar masih lebih berat. Apple baru sekali masuk pasar HP lipat, sementara Samsung sudah delapan generasi menyempurnakan desain engsel, layar, dan struktur rangka. Pertanyaannya, seberapa cepat Apple bisa mengejar selisih 53 gram ini di generasi berikutnya.
Kompetisi HP Lipat Makin Ketat
Kehadiran iPhone Duo membuat persaingan HP lipat model buku semakin menarik. Apple mengandalkan integrasi hardware dan software lewat iOS yang dirancang khusus untuk layar lipat. Samsung di sisi lain punya pengalaman delapan generasi untuk membuat perangkatnya makin tipis dan ringan.
Dengan bobot 254 gram, iPhone Duo masih 53 gram lebih berat dari Galaxy Z Fold 8. Angka itu sekaligus menunjukkan salah satu tantangan terbesar Apple di segmen yang sudah matang ini: mengejar pemain yang sudah bertahun-tahun mengembangkan HP lipat.