BALIKPAPAN — Warga Kalimantan Timur yang berencana beraktivitas di luar ruangan pada Sabtu (1/8/2026) sebaiknya tetap menyiapkan payung atau jas hujan. Meski prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan langit didominasi berawan hingga cerah, sejumlah titik di wilayah Kaltim masih berpotensi mengalami hujan ringan secara lokal.
BMKG mencatat suhu udara di Kaltim berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan mencapai 60–99 persen. Kondisi ini membuat cuaca terasa cukup panas di siang hari, namun berpotensi berubah cepat menjadi hujan di beberapa kecamatan.
Wilayah dengan Potensi Hujan Ringan Siang hingga Sore
Potensi hujan tidak merata di seluruh kabupaten/kota. Berdasarkan informasi BMKG, titik-titik hujan ringan diprakirakan muncul di wilayah tengah dan utara Kaltim, terutama saat memasuki waktu siang menuju sore.
- Samarinda: Berawan dengan peluang hujan ringan pada beberapa periode.
- Kutai Kartanegara: Berawan, hujan ringan berpeluang turun di sejumlah kecamatan.
- Kutai Timur: Berawan dengan potensi hujan ringan pada siang atau sore hari.
- Berau: Sebagian wilayah berpotensi hujan ringan.
- Kutai Barat: Berawan hingga hujan ringan.
- Mahakam Ulu: Berpotensi hujan ringan dengan suhu 22–30 derajat Celcius.
- Penajam Paser Utara (PPU) dan IKN: Berawan dengan peluang hujan ringan di beberapa waktu.
Balikpapan, Paser, dan Bontang Diprediksi Cerah Berawan
Berbeda dengan wilayah lainnya, sebagian kota pesisir diprediksi relatif lebih aman dari hujan. Balikpapan diperkirakan berawan hingga cerah berawan dengan suhu nyaman di angka 24–30 derajat Celcius.
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Bontang dan Paser yang didominasi awan tebal tanpa potensi hujan signifikan. Masyarakat di tiga wilayah ini tetap diimbau waspada terhadap perubahan kondisi langit yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Imbauan BMKG untuk Perjalanan Antardaerah
BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya yang melakukan perjalanan darat antarkabupaten/kota, untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Hujan ringan yang turun secara tiba-tiba dapat memengaruhi jarak pandang pengemudi, terutama di ruas jalan poros Samarinda-Balikpapan atau kawasan perbukitan menuju Kutai Barat.
Meski potensi hujan tergolong ringan, intensitasnya bisa membuat jalan menjadi licin. Pengendara diminta menyesuaikan kecepatan dan menjaga jarak aman, terutama saat melintasi area perkebunan atau hutan yang minim penerangan.