Polresta Samarinda membagikan 10.000 masker gratis kepada pengguna jalan di Simpang Lembuswana, Kalimantan Timur, Jumat, sebagai langkah taktis menekan lonjakan kasus ISPA. Pembagian ini menyusul data Dinas Kesehatan setempat yang mencatat rata-rata kasus infeksi saluran pernapasan akut melonjak 22,8 persen menjadi 206,2 kasus per hari pada Agustus 2026.
SAMARINDA — Ratusan pengendara yang melintas di Simpang Lembuswana, Kota Samarinda, Jumat pagi, mendapat kejutan berupa masker gratis dari jajaran Polresta Samarinda. Sebanyak 10.000 masker dibagikan langsung kepada pengguna jalan sebagai upaya melindungi warga dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti wilayah Kota Tepian.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendri Umar menegaskan aksi ini merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap kesehatan masyarakat di tengah kualitas udara yang kian memburuk.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," kata Hendri di sela kegiatan.
Lonjakan Kasus ISPA Capai 206 Kasus per Hari
Langkah mitigasi ini bukan tanpa alasan. Data Dinas Kesehatan setempat mencatat rata-rata kasus ISPA pada periode Agustus 2026 melonjak signifikan hingga 22,8 persen, atau mencapai 206,2 kasus per hari. Paparan partikulat asap dan cuaca kering ekstrem disebut menjadi pemicu utama peningkatan tersebut.
Kondisi ini diperparah dengan terdeteksinya lonjakan titik panas oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur. Kebakaran lahan gambut dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah penyangga, termasuk Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.
Kolaborasi Lintas Instansi dan Relawan
Pembagian masker yang menyasar para pengendara ini melibatkan banyak pihak. Selain personel kepolisian, kegiatan tersebut turut diisi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Pertamina, relawan Info Taruna Samarinda (ITS), serta gabungan pengemudi ojek daring.
Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan distribusi masker, sekaligus memastikan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan mendapatkan perlindungan maksimal dari risiko penyakit infeksi saluran pernapasan akut.
Polresta Berkomitmen Antisipasi Dampak Penurunan Kualitas Udara
Melalui aksi yang dilakukan bersama Info Taruna Samarinda (ITS) ini, Polresta Samarinda berkomitmen untuk terus mengantisipasi dampak buruk dari penurunan kualitas udara di wilayah Kota Tepian. Pembagian masker dilakukan secara langsung kepada pengendara sebagai langkah taktis meminimalkan risiko ISPA saat beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Warga diimbau untuk selalu memakai masker, mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.