KALIMANTAN TIMUR — Proyek film pendek ini menjadi perhatian karena Singh secara eksplisit menyebutnya sebagai upaya melawan arus tren industri yang kini didominasi kecerdasan buatan (AI) dan narasi kekerasan. Singh menggambarkan proyek ini sebagai "upaya nekat" untuk menegaskan kembali cara-cara lembut sinema dalam menyentuh penonton.
Kisah Ayah dan Anak di Tengah Hujan Monsun
"Lasya: The Gentle Dance" mengikuti perjalanan seorang ayah dan anak laki-lakinya yang menjadi pengemis di tepi jalan Mumbai sepanjang satu hari dalam hidup mereka. Hujan monsun berulang kali menghancurkan tempat berteduh mereka, sementara kota tidak memberikan apa pun selain permusuhan dan ketidakpedulian.
Di tengah kerasnya hidup, sang ayah kerap bercerita tentang mendiang ibunda si anak. Cerita tentang keberanian dan sikap sang ibu yang tak pernah melepas keceriaan meski harus bertahan hidup di tengah kota dan alam liar itulah yang menjadi titik balik. Kisah tersebut membuat si anak mampu melihat dirinya bukan sekadar korban, melainkan memiliki keinginan untuk menari di antara reruntuhan dan membangun kembali hidupnya.
Visi Produksi: Menegaskan Keindahan Hidup Kaum Marginal
Pretty Pictures, rumah produksi yang digawangi Zeeshan Ahmad dan Pretty Aggarwal, berdiri di belakang proyek ini. Ahmad menjelaskan alasan pihaknya mendukung visi Singh.
"Karya Anup Singh selalu berbicara tentang orang-orang di pinggiran. Sinemanya secara konsisten menegaskan bahwa hidup mereka tidak hanya didokumentasikan untuk kesedihannya, tetapi juga untuk kegembiraan dan keindahan yang ada di dalamnya. Kami ingin mendukung visi itu dalam kerja sama kami," ujar Ahmad.
Homage untuk Irrfan Khan
Setelah film pendek ini rampung, Pretty Pictures berencana memulai produksi film fitur berikutnya bersama Singh pada awal tahun depan. Proyek ini menjadi istimewa karena merupakan film ketiga yang sedianya dibuat Singh bersama mendiang aktor Irrfan Khan, yang wafat enam tahun lalu.
"Setelah film pendek ini, kami siap memulai pengerjaan film fitur bersama Anup Singh pada awal tahun depan. Anup Singh akhirnya siap kembali menggarap film ini. Kami sangat antusias membuat film ini sebagai penghormatan untuk Irrfan Khan," tambah Ahmad.
Irrfan Khan sebelumnya dikenal luas melalui berbagai film internasional dan Bollywood, termasuk kolaborasinya dengan Singh di film "Qissa" yang tayang perdana di Toronto International Film Festival 2013. Kembalinya Singh ke proyek yang sempat tertunda ini menjadi kabar baik bagi penggemar sinema arthouse yang mengikuti jejak karier keduanya.