Pemilik usaha kecil kini bisa bernapas lebih lega. Tarif listrik bisnis untuk kapasitas 450 VA hingga 5.500 VA hadir dengan struktur biaya yang ringan. Dukungan pemerintah membuat tagihan bulanan tidak lagi menjadi beban yang menghambat pengembangan usaha.
Klasifikasi Awal: Tiga Kategori Pelanggan Listrik Bisnis
PLN membedakan biaya listrik usaha ke dalam tiga kategori. Pertama, B1 untuk usaha skala kecil dengan tegangan rendah dan daya 450 VA hingga 5.500 VA. Kedua, B2 untuk usaha skala menengah dengan tegangan rendah dan daya 6.600 VA hingga 200 kVA. Ketiga, B3 untuk usaha skala besar dengan tegangan menengah dan daya di atas 200 kVA.
Golongan B1, B2, dan B3 ditujukan bagi pelanggan yang memakai sebagian atau seluruh listrik untuk kegiatan komersial. Mulai dari penjualan barang, jasa, perhotelan, perbankan, hingga operasional perusahaan dan pergudangan. Aktivitas seperti praktik profesional dokter juga masuk kategori ini.
Namun, ada pengecualian penting. Usaha yang melakukan proses pengolahan yang menambah nilai produk — seperti bengkel las, bengkel bubut, karoseri, pertukangan, dan kerajinan mebel — justru diklasifikasikan ke kelompok industri, bukan kategori usaha.
Langkah Berikutnya: Menentukan Daya Listrik yang Sesuai
Golongan B1 menyediakan pilihan daya yang bisa disesuaikan dengan skala bisnis. Kapasitas 450 VA cocok untuk kios atau usaha sangat kecil dengan peralatan listrik dasar. Daya 900 VA pas untuk usaha berbasis rumah atau warung yang butuh tambahan daya.
Daya 1300 VA cocok untuk kedai kopi atau toko kecil dengan beberapa perangkat elektronik. Sementara toko besar atau usaha dengan banyak mesin bisa memilih daya 2200 VA hingga 5500 VA.
Tarif per kWh: Berapa yang Harus Dibayar Tahun 2026?
Berikut rincian tarif listrik bisnis golongan B1 per kWh. Daya 450 VA dikenai Rp415 per kWh, daya 900 VA Rp605 per kWh, dan daya 1300 VA Rp1.352 per kWh. Adapun daya 2200 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh, sedangkan daya 3500 VA ke atas Rp1.699,53 per kWh.
Tarif ini lebih hemat dibandingkan golongan B2 dan B3 untuk usaha besar. Golongan B2 dengan daya 6.600 VA sampai 200 kVA dikenai Rp1.444,70 per kWh. Golongan B3 di atas 200 kVA memiliki komponen blok WBP Rp1.035,78 per kWh, blok LWBP Rp1.035,78 per kWh, serta komponen kVArh Rp1.114,74 per kWh.
Mengapa B1 Lebih Hemat? Perbandingan dan Keunggulan
Tarif usaha kecil lebih murah karena menikmati subsidi, berbeda dengan B2 dan B3 yang non-subsidi. Keunggulan memilih golongan B1 antara lain biaya listrik ringan, pilihan kapasitas daya fleksibel, dan bantuan subsidi pemerintah. Ketersediaan listrik pun tetap terjamin sehingga operasional usaha berjalan stabil.
Proses Pembayaran: Langkah Praktis via PLN Mobile dan OCBC
Pembayaran tagihan listrik usaha bisa dilakukan langsung di loket PLN atau melalui layanan digital. Pada aplikasi PLN Mobile, langkahnya: buka aplikasi, pilih menu pembayaran listrik, masukkan ID Pelanggan, lalu tagihan muncul. Pilih tagihan, tentukan metode pembayaran, dan selesaikan transaksi.
Alternatif lain melalui OCBC Mobile. Login, pilih menu bayar listrik, masukkan nomor meteran dan nominal, pastikan data benar, lalu konfirmasi dengan PIN transaksi. Transaksi digital ini diamankan sistem Two Factor Authentication (2FA) yang menggunakan User ID, password, dan PIN transaksi.
Faktor Eksternal yang Memengaruhi Besaran Tagihan
Tiga faktor utama menentukan besar tagihan listrik usaha. Pertama, beban daya — semakin besar kapasitas listrik, tarif per kWh cenderung lebih tinggi. Kedua, waktu pemakaian; konsumsi listrik pada jam permintaan tinggi seperti siang hari dikenai tarif lebih mahal. Ketiga, dukungan pemerintah yang memberikan bantuan biaya untuk usaha skala kecil tertentu.
Apa yang Terjadi Selanjutnya? Syarat, Subsidi, dan Migrasi Daya
Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan meteran ke golongan B1, syarat utamanya adalah lokasi yang benar-benar digunakan untuk kegiatan perdagangan skala kecil. Ini mencakup toko, kios, atau kantor jasa perorangan dengan daya 450 VA hingga 5.500 VA.
Perlu dicatat, untuk daya 900 VA, pelaku usaha tidak otomatis mendapat subsidi tarif rumah tangga. Golongan B1/900 VA memiliki tarif khusus komersial skala kecil yang tetap terjangkau bagi operasional usaha mikro. Jika usaha berkembang, pemilik dapat mengajukan penambahan daya atau migrasi dari B1 ke B2 melalui aplikasi PLN Mobile.
Memahami rincian tarif listrik bisnis per kWh adalah langkah awal yang bijak. Dengan memilih daya yang tepat, usaha dapat berjalan lancar tanpa terbebani tagihan listrik yang tidak terkontrol di tahun 2026.