Pencarian

Tuk Bulus Sleman Resmi Jadi Destinasi Wisata Baru, Diresmikan 31 Oktober

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 17:18:01 WIB
Tuk Bulus Sleman Resmi Jadi Destinasi Wisata Baru, Diresmikan 31 Oktober
Bupati Sleman Harda Kiswaya menandatangani prasasti peresmian Pancuran Tuk Bulus di Padukuhan Tegal Balong, Bimomartani, Ngemplak, Sabtu (31/10).

KALIMANTAN TIMUR — Pancuran Tuk Bulus di Padukuhan Tegal Balong, Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, resmi dibuka sebagai destinasi wisata baru setelah sebelumnya hanya difungsikan sebagai saluran pengairan warga. Peresmian dilakukan Bupati Sleman Harda Kiswaya pada Sabtu (31/10) melalui penandatanganan prasasti dan penanaman bibit pohon. Kawasan berbasis gotong royong ini diharapkan membuka peluang usaha bagi warga sekitar.

Peresmian berlangsung pada Sabtu (31/10) dengan penandatanganan prasasti dan penanaman bibit pohon oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya. Pemerintah kalurahan dan masyarakat Tegal Balong disebut berperan besar dalam pengembangan kawasan.

Dari Saluran Pengairan Menjadi Objek Wisata

Lurah Bimomartani, Tutik Wahyuningsih, menyebut perubahan Tuk Bulus lahir dari semangat gotong royong warga. Kawasan yang semula sekadar tempat aliran air kini punya wajah baru sebagai tujuan wisata.

Menurut Tutik, warga mengerjakan pengembangan kawasan secara bersama-sama. Hasilnya, Tuk Bulus resmi berdiri sebagai destinasi yang bisa dikunjungi masyarakat luas.

Dukungan Pemkab Sleman untuk Wisata Berbasis Warga

Harda Kiswaya menilai inisiatif masyarakat seperti ini perlu didukung karena membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga. Ia meminta kolaborasi pemerintah dan masyarakat terus dibangun tanpa sekat.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Sleman mengapresiasi dan meminta agar kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus dibangun tanpa sekat demi kemajuan bersama," ujar Harda.

Pemkab Sleman berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Pendampingan dilakukan lewat sinergi program bersama pemerintah kapanewon dan kalurahan.

Rencana Integrasi dengan Kawasan Sekitar

Tutik berharap Tuk Bulus tidak berdiri sendiri sebagai objek wisata. Ia ingin kawasan ini terhubung dengan potensi wilayah sekitarnya, mulai dari Dusun Tegal Balong, RT 5, hingga Pondok Suruh.

"Kami berharap Tuk Bulus tidak hanya menjadi ikon baru Bimomartani, tetapi juga bisa terintegrasi dengan wilayah sekitar seperti Dusun Tegal Balong, RT 5, hingga Pondok Suruh, sehingga membentuk rangkaian kawasan wisata yang menarik bagi wisatawan," katanya.

Jika rencana itu berjalan, wisatawan bisa menyusun rute kunjungan yang lebih panjang di kawasan Ngemplak, bukan sekadar singgah di satu titik.

Peluang Usaha bagi Warga Sekitar

Pembukaan Pancuran Tuk Bulus diharapkan membuka peluang usaha bagi warga. Dampak ekonominya diarahkan ke lingkungan sekitar, bukan hanya ke pengelola kawasan.

Bagi traveler yang merencanakan kunjungan, Tuk Bulus berada di Kapanewon Ngemplak, Sleman, area yang cukup mudah dijangkau dari pusat kota Yogyakarta. Informasi terkini soal jam buka dan tarif masuk dapat dikonfirmasi ke Pemerintah Kalurahan Bimomartani atau dinas pariwisata setempat, karena kawasan baru saja diresmikan.

Alokasikan waktu sekitar satu sampai dua jam untuk menikmati kawasan dan berfoto. Sambungkan kunjungan dengan destinasi lain di sekitar Ngemplak agar perjalanan lebih efisien.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nasionalnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks