BALIKPAPAN — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menempatkan personelnya yang beragama Hindu dalam kegiatan ibadah bersama umat di Pura Martadinata, Balikpapan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan Polri terhadap kebebasan masyarakat menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Sekretariat Umum Polda Kaltim AKBP Nyoman. Menurut Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim, keterlibatan personel dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya menjaga kerukunan dan keamanan di Balikpapan.
Silaturahmi Polri dan Umat Hindu di Balikpapan
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi menyatakan kegiatan itu menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
"Menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis," terang Tedy Sopandi.
Menurut dia, kehadiran personel kepolisian dalam ibadah bersama umat Hindu bukan sekadar simbol. Polda Kaltim menempatkannya sebagai bagian dari komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama dan memperkuat toleransi di tengah masyarakat.
Keamanan dan Ketertiban Jadi Sorotan
Tedy Sopandi menegaskan, kegiatan keagamaan juga dimanfaatkan untuk membangun kesadaran bersama soal situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Selain silaturahmi, juga bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif," bebernya.
Polda Kaltim menyebut kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari pendekatan kehumasan kepada warga. Pendekatan ini menempatkan personel kepolisian sebagai bagian dari masyarakat, bukan pihak yang berdiri terpisah dari aktivitas keagamaan warga Balikpapan.