BALIKPAPAN — Penemuan bermula sekitar pukul 17.00 Wita ketika Komarudin membantu meratakan tanah urukan di lahan kosong milik Maimunah (70), warga setempat. Saat mencangkul, alat yang digunakan Komarudin mengenai benda keras di dalam tanah.
Setelah diperiksa, benda itu berbentuk menyerupai torpedo dengan diameter 32 sentimeter. Melihat bentuknya tidak biasa, Komarudin menghentikan pekerjaan dan melaporkan temuan ke ketua RT setempat.
Informasi itu diteruskan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar Baru hingga sampai ke pihak kepolisian. Hingga kini, asal-usul dan jenis benda tersebut belum diketahui.
Tanah Urukan Berasal dari Pengerukan Parit di Samping Masjid Al-Ikhlas
Berdasarkan keterangan awal, tanah urukan itu berasal dari hasil pengerukan parit di wilayah RT 44, tepatnya di samping Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Manggar Baru. Material tersebut sebelumnya ditawarkan kepada warga yang membutuhkan tanah untuk menguruk lahan.
Warga bernama Ali Sadikin kemudian meminta bantuan Komarudin untuk memindahkan dan meratakan tanah tersebut di lahan kosong samping rumah Maimunah. Benda mencurigakan itu ditemukan ketika proses perataan berlangsung.
Polisi belum memastikan apakah benda itu terbawa bersama material hasil pengerukan parit yang digunakan sebagai tanah urukan.
Polisi Minta Keterangan Saksi dan Libatkan Tim Penjinak Bom
Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen menjelaskan, personel Pamapta Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Timur mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Saat mencangkul, alat yang digunakan warga bernama Komarudin mengenai benda keras di dalam tanah. Setelah diperiksa, dia mendapati benda berbentuk menyerupai torpedo," jelas Chusen.
Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kaltim guna menindaklanjuti temuan tersebut. Hasil pemeriksaan tim Jibom akan menentukan langkah penanganan berikutnya di lokasi.