KALIMANTAN TIMUR — Penjualan mobil listrik di Indonesia mencapai 16.043 unit sepanjang September 2026, turun 7,89 persen dibanding Agustus. BYD Atto 1 tetap memimpin daftar model terlaris dengan 4.840 unit, sementara Wuling Aira EV menembus empat besar lewat pengiriman 855 unit.
Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan distribusi mobil listrik dari pabrik ke dealer pada September 2026 melampaui varian elektrifikasi lain. Mobil hybrid tercatat 7.928 unit pada periode yang sama, sedangkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle hanya 1.279 unit.
Penurunan 7,89 persen dari Agustus terjadi di tengah tren kenaikan beberapa merek. BYD masih memimpin pasar secara keseluruhan, tetapi pengirimannya turun dari 6.709 unit pada Agustus menjadi 5.333 unit pada September.
BYD Atto 1 menjadi penopang utama merek asal Tiongkok itu. Model ini terdistribusi 4.840 unit dalam satu bulan, jauh meninggalkan pesaing terdekatnya.
Jaecoo J5 menyusul di posisi kedua dengan 3.276 unit, naik tipis dari 3.214 unit pada Agustus. Jaecoo hanya mengandalkan satu model di pasar Indonesia, tetapi konsisten menempel ketat BYD.
Geely menempati posisi ketiga merek terlaris lewat dua model, EX2 dan EX5, dengan total 2.243 unit. Angka itu naik dari 2.082 unit pada bulan sebelumnya. Geely EX2 sendiri menyumbang 1.890 unit, sementara EX5 menambah 353 unit.
Wuling membukukan 1.779 unit pada September 2026, meningkat dari 1.573 unit di Agustus. Capaian ini menjadi rekor bulanan tertinggi bagi Wuling sepanjang tahun 2026.
Wuling Aira EV menjadi motor penggerak dengan 855 unit terdistribusi, cukup untuk masuk empat besar model terlaris. Model lain dari Wuling, Binguo EV, menambah 430 unit.
Morris Garages mencatat pertumbuhan signifikan. Setelah 435 unit pada Agustus, pengiriman MG melonjak menjadi 661 unit pada September 2026. Seluruh capaian itu disumbangkan MG S5 EV, yang membawanya menembus lima besar.
Di posisi bawah daftar, ICar V23 terdistribusi 500 unit, diikuti Wuling Binguo EV 430 unit, BYD M6 379 unit, VinFast VF3 374 unit, dan Geely EX5 353 unit.
Secara total, pasar mobil listrik Indonesia masih didominasi model-model terjangkau dari segmen SUV kompak dan city car. Dominasi BYD dan Jaecoo di dua posisi teratas menunjukkan persaingan ketat di segmen SUV listrik harga menengah.