iPhone Duo vs Galaxy Z Fold 8: 7 Area di Mana Apple Unggul

Penulis: Hendra Setiawan  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:17:31 WIB
iPhone Duo dan Galaxy Z Fold 8 dibandingkan langsung dalam pengujian Tom's Guide.

KALIMANTAN TIMUR — Setelah membandingkan langsung iPhone Duo dan Galaxy Z Fold 8, ada satu hal yang sulit diabaikan: lipatan layar iPhone Duo jauh lebih halus dan hampir tak terlihat, sesuatu yang belum bisa ditandingi Samsung setelah bertahun-tahun menyempurnakan foldable. Keduanya bersaing ketat di harga dan desain, tapi iPhone Duo sebagai perangkat generasi pertama justru unggul di beberapa area kunci. Berikut rincian head-to-head berdasarkan pengujian langsung Tom's Guide.

Perbandingan ini menarik karena iPhone Duo adalah foldable pertama Apple, sementara Samsung sudah lama menyempurnakan kategori ini lewat Galaxy Z Fold 8. Meski masih banyak area di mana Samsung tak tersentuh, ada beberapa aspek di mana iPhone Duo justru keluar sebagai pemenang. Catatan penting: temuan di bawah ini berasal dari hands-on dan pengujian Tom's Guide, bukan uji laboratorium independen kami sendiri.

Layar: Lipatan Nyaris Tak Terlihat dan Bebas Silau

Produsen foldable sudah lama berupaya membuat lipatan layar tak kasat mata. Galaxy Z Fold 8 sudah menghaluskannya ke level paling halus yang pernah Samsung buat, tapi tetap belum menyamai iPhone Duo. Berdampingan, perbedaannya jelas terlihat.

Apple menambahkan lapisan nano-texture anti-reflektif yang memotong silau ambien secara drastis. Hasilnya, lipatan terasa hampir rata di bawah jempol dan memudar dari pandangan saat menonton video.

Optimasi Aplikasi: Kanvas Lebar yang Benar-Benar Terpakai

Salah satu keluhan terbesar soal Galaxy Z Fold 8 — dan foldable Android lain — adalah banyak aplikasi yang belum dioptimalkan untuk layar seukuran tablet. iPhone Duo meninggalkan kesan berbeda: aplikasi yang dipakai sehari-hari memanfaatkan kanvas lebar dengan baik.

Contohnya Instagram, yang menampilkan video berdampingan dengan kolom komentar secara bersamaan. Ini keunggulan yang langsung terasa untuk pemakaian harian, bukan sekadar klaim di atas kertas.

Flex Mode: Engsel yang Mau Berhenti di Tengah

Engsel Galaxy Z Fold 8 terasa kaku dan menolak bertahan terbuka setengah seperti laptop mini. iPhone Duo tidak punya masalah itu, dan penerapan "Flex mode"-nya menata ulang elemen UI dengan kerapian khas Apple.

Buka Netflix dengan Duo ditopang di permukaan datar, dan video rapi menempel di panel atas sementara kontrol pemutaran bergeser ke panel bawah.

Daya Tahan: IP68 Melawan IP48

Foldable secara inheren lebih rapuh dari ponsel biasa, jadi rating IP68 pada iPhone Duo jadi nilai tambah besar. iPhone Duo tahan air sekaligus debu, sementara Galaxy Z Fold 8 hanya IP48.

Perbedaan ini bukan sekadar angka di spesifikasi. Chassis iPhone Duo tertutup lebih rapat, mencegah partikel halus masuk dan merusak komponen internal — masalah yang nyata pada perangkat berengsel.

Performa: A20 Pro Unggul Jauh di Beban Grafis

Galaxy Z Fold 8 bukan perangkat lambat, terutama untuk game berat. Tapi chip A20 Pro di iPhone Duo bekerja di level berbeda dan dengan mudah mengalahkan angka benchmark rivalnya.

  • Geekbench: A20 Pro menang di uji single-core maupun multi-core
  • 3DMark Solar Bay Unlimited: iPhone Duo rata-rata 62,3 fps, Galaxy Z Fold 8 hanya 47,35 fps
  • Selisih: keunggulan performa grafis Apple mencapai 32%

Artinya, untuk beban grafis berkelanjutan, iPhone Duo mempertahankan frame rate jauh lebih stabil.

Baterai: Kapasitas Nyaris Sama, Ketahanan Beda Jauh

Ini temuan paling mengejutkan. Kapasitas baterai keduanya hanya berbeda 1,73% — 4.883 mAh di Duo versus 4.800 mAh di Fold 8. Tapi selisih performa nyatanya besar.

Pada uji battery drain kustom Tom's Guide, iPhone Duo bertahan rata-rata 13 jam 20 menit, sementara Galaxy Z Fold 8 hanya 10 jam 6 menit. Artinya iPhone Duo bertahan lebih dari 3 jam lebih lama dalam sekali cas, atau setara tambahan 32% daya tahan.

Dukungan Apple Pencil: Samsung Justru Kehilangan Fitur Ini

Demi chassis lebih tipis dan ringan, Samsung mencopot lapisan digitizer dari layar utama Galaxy Z Fold 8. Konsekuensinya, tidak ada kompatibilitas S Pen sama sekali.

iPhone Duo mendukung Apple Pencil USB-C. Latensi rendah dan presisi tekanan membuatnya layak jadi buku catatan digital sekaligus kanvas untuk sketsa cepat dan markup.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih

Perbandingan ini menyoroti area di mana iPhone Duo unggul, tapi bukan berarti Galaxy Z Fold 8 kalah total. Samsung masih punya keunggulan di sejumlah area yang tidak dibahas dalam pengujian ini, dan sebagai perangkat generasi pertama, ekosistem iPhone Duo belum teruji jangka panjang.

  • Pilih iPhone Duo jika: Anda butuh layar lipat tanpa lipatan mengganggu, dukungan stylus, dan performa grafis tertinggi
  • Pertimbangkan Galaxy Z Fold 8 jika: Anda sudah berinvestasi di ekosistem Samsung atau butuh foldable yang sudah matang secara software
  • Catatan: harga dan ketersediaan resmi di Indonesia belum dikonfirmasi dalam bahan ini

Untuk pembaca yang mempertimbangkan foldable kelas atas, keputusan akhirnya bergantung pada prioritas: kehalusan layar dan daya tahan baterai iPhone Duo, atau kematangan ekosistem Samsung yang sudah bertahun-tahun disempurnakan.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top