Pencarian

Pemkot Samarinda Gelar Pangan Murah di Sungai Kapih Tekan Inflasi

Sabtu, 09 Mei 2026 • 12:26:45 WIB
Pemkot Samarinda Gelar Pangan Murah di Sungai Kapih Tekan Inflasi
Wakil Wali Kota Samarinda memantau langsung distribusi pangan murah di Sungai Kapih.

SAMARINDA — Langkah pengendalian harga bahan pokok terus diperkuat oleh Pemerintah Kota Samarinda melalui intervensi pasar secara langsung. Pada Jumat (8/5/2026), Gerakan Pangan Murah (GPM) dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, untuk melayani kebutuhan warga setempat.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri memantau langsung proses distribusi pangan tersebut guna memastikan efektivitas program di lapangan. Ia berdialog dengan pedagang dan warga untuk menyerap aspirasi terkait ketersediaan stok pangan di wilayah tersebut.

Komoditas Apa Saja yang Dijual dalam Gerakan Pangan Murah?

Program ini menyediakan berbagai bahan pokok penting dengan selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasar tradisional. Tingginya antusiasme terlihat dari antrean ratusan warga yang sudah berkumpul sejak pagi hari untuk mendapatkan stok pangan berkualitas.

Beberapa komoditas yang tersedia dalam kegiatan di Sungai Kapih meliputi:

  • Beras dan gula pasir
  • Minyak goreng dan telur ayam
  • Cabai, bawang merah, serta bawang putih
  • Berbagai produk perikanan segar

Rina (38), salah satu warga yang mengantre, menyebutkan bahwa program ini sangat meringankan beban belanja rumah tangga. Menurutnya, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga normal di pasar, sehingga ia bisa menghemat pengeluaran harian.

Strategi Pemkot Samarinda Kendalikan Inflasi Lewat Pangan Murah

Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa GPM adalah instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan pasokan pangan tetap aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas,” ujar Saefuddin Zuhri di sela peninjauan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antarinstansi menjadi penentu keberhasilan pengendalian inflasi di Samarinda. Ke depan, jangkauan program ini akan diperluas ke berbagai kecamatan lain agar manfaatnya merata ke seluruh pelosok kota.

“Kami akan terus mendorong kegiatan seperti ini agar dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Samarinda. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Saefuddin.

Pemerintah Kota Samarinda berencana menjadikan agenda ini sebagai langkah rutin untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Upaya ini diharapkan mampu melindungi daya beli warga dari fluktuasi harga pasar yang tidak menentu.

Bagikan
Sumber: popnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks