Pencarian

Pemkot Bontang Jaring Bibit Tim Soeratin Lewat Turnamen PSSI

Sabtu, 09 Mei 2026 • 13:20:06 WIB
Pemkot Bontang Jaring Bibit Tim Soeratin Lewat Turnamen PSSI
Turnamen ASKOT PSSI KU 10-15 tahun resmi dibuka di Stadion Bessai Berinta, Bontang.

BONTANG — Pemerintah Kota Bontang mulai memetakan kekuatan atlet sepak bola muda melalui pembukaan Turnamen ASKOT PSSI Kelompok Umur (KU) 10, 12, 13, dan 15 tahun. Kompetisi yang dipusatkan di Stadion Bessai Berinta ini menjadi langkah awal daerah dalam meregenerasi pemain secara berkelanjutan.

Turnamen yang dibuka pada Jumat (8/5/2026) pagi tersebut tidak hanya sekadar ajang tanding antarklub lokal. Pemkot Bontang menargetkan kompetisi ini sebagai instrumen utama untuk menyaring talenta terbaik yang akan diproyeksikan ke level yang lebih tinggi.

Fokus Seleksi Tim Soeratin Kota Bontang

Kategori umur 13 dan 15 tahun menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan turnamen kali ini. Para pemain yang menonjol di lapangan akan dipantau secara ketat untuk mengisi slot pemain Tim Soeratin Kota Bontang yang akan berlaga di tingkat provinsi Kalimantan Timur.

Langkah ini diambil agar proses pembentukan tim daerah tidak dilakukan secara mendadak. Dengan adanya kompetisi berjenjang, tim pelatih memiliki data teknis yang lebih akurat mengenai performa pemain di bawah tekanan pertandingan resmi.

Membentuk Karakter dan Disiplin Atlet Muda

Mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan SDM Lukman menekankan bahwa pembinaan atlet profesional memerlukan proses panjang dan tidak instan. Ia menilai kompetisi adalah sarana terbaik untuk mengasah mental bertanding anak-anak sejak dini.

“Turnamen usia dini memiliki arti sangat penting dalam pembinaan sepak bola. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi wadah meningkatkan keterampilan serta membentuk karakter generasi muda yang sehat dan tangguh,” ujar Lukman saat membacakan sambutan Wali Kota.

Ia menambahkan, sepak bola harus menjadi media untuk menanamkan nilai disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas. Pemerintah memberikan apresiasi kepada ASKOT PSSI Bontang, Dispopar, serta KONI yang dinilai konsisten menjaga ritme pembinaan olahraga di Kota Taman.

Peningkatan Kualitas Pelatih Lokal

Selain fokus pada pemain, agenda ini juga menyentuh aspek sumber daya manusia di pinggir lapangan. Dalam pembukaan turnamen, dilakukan penyerahan sertifikat pelatih secara simbolis sebagai bagian dari program peningkatan kualitas kepelatihan di Bontang.

Pemerintah berharap sinergi antara pemain berbakat dan pelatih yang tersertifikasi dapat mempercepat kemajuan prestasi sepak bola daerah. Seluruh peserta diminta memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi menembus kancah nasional.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap dari sini lahir atlet yang mampu mengharumkan nama Bontang di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Lukman.

Bagikan
Sumber: kabarintens.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks