KALIMANTAN TIMUR — Manajemen IPCC memastikan proses pencairan dividen final berjalan sesuai jadwal yang telah dikoordinasikan dengan Bursa Efek Indonesia. Sebelumnya, emiten logistik kendaraan ini sudah membagikan dividen interim Rp26,16 per saham, sehingga total dividen penuh mencapai Rp112,85 per lembar.
Jadwal Kritis: Cum Dividen hingga Ex Dividen
Investor yang ingin mendapatkan hak dividen final harus membeli saham IPCC paling lambat Jumat, 19 Juni 2026, untuk pasar reguler dan negosiasi. Sehari setelahnya, Senin, 22 Juni 2026, saham mulai diperdagangkan tanpa hak dividen (ex dividen).
Untuk pasar tunai, batas akhir cum dividen jatuh pada Selasa, 23 Juni 2026, bertepatan dengan recording date. Ex dividen pasar tunai berlaku keesokan harinya, Rabu, 24 Juni 2026.
Pajak Dividen: Investor Asing Wajib Serahkan Dokumen Ini
Seluruh pembagian dividen final IPCC dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai aturan nasional. Bagi investor asing dari negara tanpa Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B), tarif potongan mencapai 20 persen.
Namun, investor asing dari negara mitra P3B bisa menikmati tarif lebih rendah. Syaratnya, mereka harus mengunggah dokumen DGT atau SKD ke laman Direktorat Jenderal Pajak sebelum batas waktu yang ditentukan. Jika gagal, bursa otomatis menerapkan potongan maksimal 20 persen.
Mekanisme Pembayaran: Otomatis Lewat KSEI
Dana dividen akan ditransfer langsung ke rekening pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham per 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Bagi investor dengan sistem penitipan kolektif, dana masuk otomatis melalui rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
KSEI kemudian mengirimkan konfirmasi tertulis ke perusahaan efek atau bank kustodian masing-masing. Manajemen IPCC menegaskan tidak akan mengirimkan surat edaran terpisah kepada setiap pemegang saham.
Dengan total dividen Rp205,21 miliar, IPCC menunjukkan komitmen kuat membagikan keuntungan kepada investor. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi emiten pelabuhan kendaraan di mata pasar modal Indonesia.