Pencarian

Progres Pembangunan SMPN 29 Balikpapan Capai 39 Persen, Target Rampung November 2026 untuk 12 Ruang Kelas

Kamis, 30 Juli 2026 • 11:39:01 WIB
Progres Pembangunan SMPN 29 Balikpapan Capai 39 Persen, Target Rampung November 2026 untuk 12 Ruang Kelas
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo meninjau progres pembangunan SMPN 29 Balikpapan yang telah mencapai 39 persen pada Kamis (30/7/2026).

BALIKPAPAN — Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo meninjau langsung lokasi pembangunan SMPN 29 pada Kamis (30/7/2026). Ia optimistis proyek yang dimulai pada Mei 2026 itu bisa selesai tepat waktu, bahkan lebih cepat dari jadwal kontrak 210 hari.

“Struktur bangunannya sudah hampir selesai, tinggal pekerjaan penyempurnaan seperti kerapian, kebersihan, dan penyelesaian akhir,” ujar Bagus dalam keterangannya.

Lahan Hibah Pengembang untuk Fasilitas Umum

Lahan sekolah merupakan hibah dari pengembang Perumahan Grand City. Bagus menegaskan bahwa penyediaan fasilitas umum seperti sekolah menjadi tanggung jawab pengembang terhadap masyarakat di kawasan hunian baru.

“Lahan sekolah ini merupakan hibah dari Perumahan Grand City. Paling tidak mereka memiliki tanggung jawab menyiapkan fasilitas umum, salah satunya sekolah SMPN 29,” kata Bagus.

Spesifikasi Bangunan: 12 Ruang Kelas dan Aula Multifungsi

SMPN 29 nantinya akan dilengkapi 12 ruang kelas, aula multifungsi yang bisa digunakan untuk upacara, lapangan olahraga, serta area parkir yang memadai. Seluruh fasilitas dirancang untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Direktur PT Norma Noor, Ahmad Hamid Basri, selaku kontraktor memastikan seluruh material sudah tersedia di lokasi. Sekitar 70 pekerja dikerahkan dengan sistem kerja hingga malam hari untuk mempercepat penyelesaian.

“Alhamdulillah seluruh material sudah tersedia di lokasi sehingga pekerjaan berjalan lebih cepat dari target. Kami optimistis pembangunan bisa selesai pada Oktober, atau paling lambat November 2026,” ujar Ahmad.

Wawali Ingatkan K3 dan Akses Logistik

Meski progres cepat, Bagus menekankan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia meminta kontraktor memperhatikan akses logistik menuju lokasi proyek, terutama saat musim hujan.

Jalan menuju kawasan pembangunan disarankan diperkeras menggunakan material laterit atau sirtu agar distribusi material tidak terganggu. Selain itu, fasilitas tempat tinggal pekerja yang layak juga dinilai penting untuk menjaga produktivitas dan mutu pembangunan.

Akses Jalan Ditangani Pengembang

Ahmad menambahkan, akses jalan menuju sekolah saat ini tengah dikerjakan oleh pihak pengembang Grand City karena berada di luar lingkup kontrak proyek sekolah. Pembangunan yang mencakup gedung sekolah, lapangan, dan area parkir itu diharapkan rampung sesuai target.

Kehadiran SMPN 29 menjadi bagian dari komitmen Pemkot Balikpapan dalam memastikan pertumbuhan kawasan permukiman diimbangi dengan penyediaan layanan pendidikan yang memadai. Sekolah baru ini diharapkan memberikan kesempatan belajar yang lebih dekat, merata, dan berkualitas bagi generasi muda di Balikpapan Utara.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inibalikpapan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks