Pencarian

Gencarkan Kolaborasi, Pemprov Kaltim Gandeng Jawa Tengah: Pasokan 10 Ribu Ton Beras untuk Tekan Ketergantungan Dana Pusat

Kamis, 06 Agustus 2026 • 20:38:01 WIB
Gencarkan Kolaborasi, Pemprov Kaltim Gandeng Jawa Tengah: Pasokan 10 Ribu Ton Beras untuk Tekan Ketergantungan Dana Pusat
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan jajaran menyaksikan penandatanganan MoU kerja sama dengan Pemprov Jawa Tengah di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis (6/8/2026).

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memilih jalan kolaborasi lintas provinsi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah kondisi keuangan yang menekan. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah digelar di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis (6/8/2026).

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa lagi berdiam diri menghadapi keterbatasan fiskal. Menurutnya, inovasi dan terobosan baru menjadi kunci agar pembangunan tidak tersendat meski bergantung pada dana transfer dari pusat.

“Dengan tekanan fiskal hari ini kita tidak boleh diam saja. Kita harus membuat gagasan, terobosan, dan inovasi agar PAD kita tetap bisa ditingkatkan dan tidak terlalu tergantung dengan dana transfer dari pusat,” ujar Rudy.

Skema Saling Isi: Beras dari Jateng, Energi dari Kaltim

Kemitraan ini dirancang untuk memanfaatkan keunggulan masing-masing wilayah. Kaltim yang kaya akan sumber daya alam akan memasok kebutuhan energi dan industri, sementara Jawa Tengah yang unggul di sektor manufaktur dan pengolahan akan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kaltim.

“Kita semuanya saling melengkapi. Kalimantan Timur kaya akan sumber daya alam, sementara Jawa Tengah kaya akan pengolahan, UMKM, dan industrinya,” katanya.

Langkah konkret yang langsung berjalan adalah pemenuhan kebutuhan pangan. Sebanyak 10 ribu ton beras dari Jawa Tengah akan dikirim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kaltim. Sebagai imbal balik, Kaltim akan mendukung pasokan batu bara serta komoditas crude palm oil (CPO) untuk industri di Jawa Tengah.

BUMD dan Perangkat Daerah Turun Tangan dalam Kolaborasi Ekonomi

Kerja sama ini tidak hanya berhenti di tingkat birokrasi. Sejumlah perangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) dari kedua provinsi akan dilibatkan langsung dalam pengembangan berbagai sektor ekonomi. Keterlibatan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program di lapangan.

Gubernur Rudy berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak berakhir sebagai dokumen belaka. Ia menekankan pentingnya aksi nyata yang bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat kedua daerah.

“Ini adalah kolaborasi yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi provinsi lainnya bahwa di tengah tekanan fiskal, kita harus terus berinovasi,” pungkasnya.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: expresi.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks