KALIMANTAN TIMUR — Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo dinilai berhasil membawa jajarannya menjadi institusi yang tidak hanya responsif terhadap gangguan keamanan, tetapi juga hadir di tengah persoalan sosial dan kesehatan warga. Penghargaan nasional bergengsi ini akan diserahkan di Convention Hall Lantai 14 iNews Tower, Jakarta, dan disiarkan langsung oleh iNews TV.
Penilaian terhadap Polres Tegal berfokus pada tiga pilar utama: pelayanan publik yang humanis, kecepatan respons, serta inovasi digital. Salah satu program yang paling menonjol adalah penerapan aplikasi TOSS TB TESLA, sebuah terobosan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Tegal dalam menekan angka penyebaran tuberkulosis paru.
Inovasi TOSS TB TESLA: Polisi Turun Tangan Urusi Kesehatan Warga
Aplikasi ini dikembangkan oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Tegal sebagai tindak lanjut program unggulan Kapolda Jawa Tengah. Fungsinya bukan sekadar pencatatan data, melainkan alat untuk melakukan tracing, pemantauan, dan pendampingan terhadap pasien TB paru hingga dinyatakan sembuh.
Melalui aplikasi tersebut, jajaran kepolisian memastikan setiap penderita TB di Kabupaten Tegal mendapatkan pengobatan secara tuntas. Langkah ini menjadi bukti bahwa tugas polisi tidak berhenti pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kapolres Tegal Tak Sekadar Duduk di Meja, Langsung Turun ke Lapangan
Nilai plus lainnya yang disorot dewan juri adalah gaya kepemimpinan AKBP Bayu Prasatyo yang tidak segan turun langsung ke tengah warga. Kehadirannya saat terjadi bencana atau gejolak sosial dinilai memberikan rasa aman sekaligus memperkuat citra polisi yang melayani, melindungi, dan mengayomi.
Kecepatan respons (quick response) ini juga diterapkan pada pelayanan administratif. Polres Tegal berupaya mengoptimalkan layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) agar lebih terbuka, cepat, dan humanis. Targetnya sederhana: masyarakat tidak lagi ragu atau takut saat membutuhkan bantuan kepolisian.
Sinergi Forkopimda Kunci Terciptanya Kabupaten Tegal yang Kondusif
AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat tidak lepas dari dukungan penuh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal. Kerja sama yang solid ini dinilai menjadi fondasi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.
“Hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat tidak lepas dari peran serta jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal yang selama ini telah membantu dan bekerja sama dengan Polres Tegal dalam menciptakan kondisi masyarakat yang aman dan nyaman,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.
“Atas apresiasi yang diberikan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri dan Kapolda Jateng yang telah membimbing dan memberikan masukan kepada kami, sehingga bisa terwujud Kabupaten Tegal yang aman dan kondusif seperti saat ini,” tambahnya.
Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 ini diharapkan menjadi motivasi bagi jajaran Polres Tegal untuk terus berinovasi. Komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis akan terus dipertahankan, menjadikan kepolisian semakin mudah diakses dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.