KALIMANTAN TIMUR — Dua flagship ini bersaing di ukuran layar yang sama, 6,3 inci, dengan refresh rate hingga 120Hz. Perbedaannya justru muncul di chipset, konfigurasi kamera, kapasitas baterai, dan teknologi pengisian daya. Berikut rincian yang sudah terungkap dari masing-masing perangkat.
Layar: Sama-Sama 6,3 Inci 120Hz, Beda Tingkat Kecerahan
Google Pixel 11 dibekali layar OLED 6,3 inci dengan resolusi 1.080 x 2.424 piksel. Refresh rate-nya menembus 120Hz, dan kecerahan puncaknya mencapai 3.000 nits.
Xiaomi 17 juga memakai panel 6,3 inci dengan refresh rate hingga 120Hz. Sayangnya, bahan yang tersedia belum merinci resolusi maupun angka kecerahan puncak milik Xiaomi 17, sehingga perbandingan di sektor ini belum bisa dilakukan secara utuh.
Chipset: Tensor G6 Lawan Dapur Pacu Xiaomi
Pixel 11 mengusung chipset Google Tensor G6 yang dipadukan dengan RAM 12 GB. Pilihan penyimpanannya ada dua, yakni 256 GB dan 512 GB.
Untuk Xiaomi 17, bahan yang ada menyebut perangkat ini menonjolkan performa hardware. Namun, jenis chipset, kapasitas RAM, dan opsi penyimpanan yang ditawarkan belum disebutkan secara spesifik.
Kamera: Pixel 11 Bawa Tiga Lensa, Telefoto 5x
Urusan fotografi, Pixel 11 membawa kamera utama 48 MP dengan optical image stabilization (OIS). Kamera ini ditemani telefoto 10,8 MP yang mendukung optical zoom hingga 5x, plus kamera ultrawide 13 MP.
Konfigurasi kamera Xiaomi 17 belum dirinci di bahan yang tersedia. Deskripsi yang ada hanya menyebut Xiaomi 17 menonjolkan kemampuan kamera sebagai salah satu keunggulannya.
Baterai dan Pengisian Daya: Klaim Xiaomi Belum Terverifikasi Angka
Bahan menyebut Xiaomi 17 mengunggulkan kapasitas baterai dan teknologi pengisian daya. Meski begitu, belum ada angka pasti soal berapa mAh yang dibenamkan atau berapa watt pengisian dayanya.
Di sisi lain, kapasitas baterai Pixel 11 juga belum tercantum dalam data yang tersedia. Artinya, klaim keunggulan Xiaomi di sektor ini masih bersifat umum dan belum bisa dibandingkan head-to-head dengan Pixel 11.
Software dan AI: Pixel 11 Andalkan Integrasi Android
Google dinilai lebih mengandalkan integrasi kecerdasan buatan (AI), pengalaman Android, dan dukungan software jangka panjang. Sayangnya, durasi dukungan software yang dimaksud belum disebutkan angkanya secara spesifik.
Sementara Xiaomi 17 lebih fokus pada sisi hardware. Belum ada informasi soal kebijakan pembaruan software maupun fitur AI yang akan dibawa Xiaomi 17.
Catatan: Beberapa Data Masih Kosong
Perbandingan ini belum bisa disebut lengkap. Sejumlah informasi penting seperti harga resmi, ketersediaan di Indonesia, kapasitas baterai kedua perangkat, dan spesifikasi lengkap Xiaomi 17 belum tersedia di bahan yang ada.
Pembaca yang sedang mempertimbangkan salah satu dari dua perangkat ini sebaiknya menunggu rincian resmi dari masing-masing vendor sebelum mengambil keputusan. Tanpa angka harga dan spesifikasi utuh, sulit menilai mana yang lebih worth di kelasnya.