Pencarian

MG Hector Tomahawk Meluncur di India: Kembaran Wuling Eksion, Harga Mulai Rp 259 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 • 11:46:01 WIB
MG Hector Tomahawk Meluncur di India: Kembaran Wuling Eksion, Harga Mulai Rp 259 Juta
MG Hector Tomahawk resmi meluncur di India dengan dua pilihan penggerak, yaitu listrik murni dan plug-in hybrid.

KALIMANTAN TIMUR — MG Hector Tomahawk hadir dalam dua pilihan penggerak: listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Ini bukan sekadar ubahan bumper—dimensi dan platformnya sama persis dengan saudara sekandungnya dari Wuling, karena keduanya berada di bawah naungan SAIC Group. Kabinnya tersedia untuk lima atau tujuh penumpang, dengan panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, dan jarak sumbu roda 2.810 mm.

Varian EV: Harga Murah, Tapi Baterai Sewa

Varian EV dibanderol mulai 1.399.000 rupee India, atau sekitar Rp 259,7 juta dengan kurs Rp 185,63 per rupee. Tapi ada catatan penting: harga itu memakai skema sewa baterai. Biaya sewanya 4,9 rupee per km—sekitar Rp 910 per km. Kalau dihitung untuk pemakaian 1.000 km per bulan, ongkos sewanya saja sudah Rp 910 ribu.

Soal performa, motor listriknya menghasilkan 201 dk dan torsi 310 Nm. Baterai 69,2 kWh diklaim mampu menempuh 517 km dalam sekali cas. Pengisian DC mendukung hingga 90 kW—baterai bisa naik dari 30 ke 80 persen dalam 35 menit. Untuk pengisian AC rumahan, dayanya cuma 7 kW, jadi butuh waktu semalaman untuk penuh.

Varian PHEV: Jarak Tempuh 1.100 km, Harga Jauh Lebih Mahal

Kalau butuh mobil yang bisa dipakai lintas kota tanpa khawatir cari charger, varian PHEV lebih masuk akal. Mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated (105 dk) dipadukan motor listrik 198 dk. Baterai 20,5 kWh cukup untuk melaju 115 km murni listrik—cukup untuk commuting harian—dan jarak tempuh gabungannya tembus 1.100 km.

Konsekuensinya, harganya jauh lebih tinggi: mulai 2.179.000 rupee atau sekitar Rp 404,5 juta. Skema sewanya juga lebih murah, 3,2 rupee per km (sekitar Rp 594 per km), karena kapasitas baterainya lebih kecil. Selisih harga hampir Rp 145 juta antara EV dan PHEV ini bukan keputusan kecil, dan perlu dihitung ulang kapan titik impasnya untuk pemakaian di Indonesia.

Fitur Standar: Layar 15,35 Inci dan ADAS Level 2

Kedua varian mendapat perlengkapan yang sama: layar tengah 15,35 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto, panel instrumen LCD, audio Infinity, ambient light 256 warna, wireless charger, dan kamera 360 derajat. Sistem bantuan berkendara Level 2 juga sudah termasuk, yang biasanya baru ada di mobil harga lebih tinggi.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum ke Indonesia

Pertanyaannya, kapan masuk Indonesia? Wuling Eksion dan Starlight 560 sudah lebih dulu dipasarkan di sini, jadi MG Hector Tomahawk secara teknis tinggal menunggu keputusan bisnis MG Motor Indonesia untuk membawanya. Tapi ada dua hal yang perlu dicermati.

Pertama, skema sewa baterai model India belum tentu cocok dengan kebiasaan konsumen Indonesia yang umumnya lebih suka beli putus. Kedua, harga Rp 259 juta untuk EV dengan spesifikasi segini terlihat menarik, tapi kalau ditambah biaya sewa baterai per km, total biaya kepemilikan jangka panjangnya harus dihitung ulang. MG Motor Indonesia belum memberikan konfirmasi apa pun soal kehadiran model ini di pasar lokal.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks