Pencarian

TMMD Ke-130 Kukar Bangun Jalan Usaha Tani 2.163 Meter, Buka Akses 100 Hektare Lahan Petani Jembayan Tengah

Selasa, 13 Oktober 2026 • 17:16:31 WIB
TMMD Ke-130 Kukar Bangun Jalan Usaha Tani 2.163 Meter, Buka Akses 100 Hektare Lahan Petani Jembayan Tengah
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri membuka kegiatan TMMD ke-130 di Lapangan Sepak Bola Desa Loa Kulu Kota, Selasa (13/10/2026).

KUTAI KARTANEGARA — Bupati Kukar Aulia Rahman Basri membuka TMMD ke-130 di Lapangan Sepak Bola Desa Loa Kulu Kota, Selasa (13/10/2026). Jalan usaha tani di Jembayan Tengah ditingkatkan memakai material agregat B lokal. Perbaikan itu menyasar kelancaran pengangkutan produksi pertanian warga.

Anggaran dan Sasaran Fisik TMMD Ke-130

Selain jalan usaha tani, TMMD ke-130 menggarap sejumlah sasaran fisik lain. Lima unit MCK dibangun, lima rumah tidak layak huni direnovasi, dan satu musala diperbaiki. Petugas juga membangun gorong-gorong serta lima jembatan kayu.

Lima titik sumur bor masuk daftar pekerjaan untuk menopang kebutuhan air warga, termasuk pengairan sawah. Sebanyak 3.000 pohon direncanakan ditanam dalam rangkaian kegiatan yang sama.

Mengapa Jembayan Tengah Dipilih Sejak 2025

Komandan Kodim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman menjelaskan, TMMD merupakan program lintas sektoral yang menggandeng TNI dan pemerintah daerah. Tujuannya mempercepat pembangunan di kawasan pedesaan.

Menurut Benny, Desa Jembayan Tengah diusulkan sebagai lokasi kegiatan sejak 2025 lewat musyawarah perencanaan pembangunan desa. Wilayah itu juga menjadi salah satu jalur penghubung menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

150 Prajurit Dilibatkan, Ada Penyuluhan Stunting hingga Pengobatan Gratis

Sebanyak 150 prajurit TNI dari berbagai satuan dikerahkan dalam TMMD kali ini. Kegiatan menyertakan sasaran nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, dan pencegahan stunting.

Pengobatan gratis massal serta santunan bagi anak yatim turut dijadwalkan. Seluruh program direncanakan berlangsung selama satu bulan.

Harapan Bupati: Biaya Produksi Petani Turun

Aulia menyebut, pembangunan di tingkat desa menuntut kerja sama lintas sektor agar benar-benar menjawab kebutuhan warga. Karena itu TMMD dianggap sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lain.

"Selain meningkatkan produktivitas petani, kita juga berharap biaya produksi bisa diturunkan sehingga nilai tukar petani dapat meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik," kata Aulia.

Perbaikan akses jalan usaha tani di Jembayan Tengah menjadi ujian pertama program sebulan ini. Warga menantikan dampaknya saat panen berikutnya, ketika hasil bumi bisa diangkut lebih cepat dan murah dari lahan menuju pasar.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: komparasinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks