Pencarian

PSTI Kaltim Siapkan Regenerasi Atlet Jelang Jadi Tuan Rumah BK PON 2027, Pembinaan Dimulai dari SD-SMA

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 09:46:31 WIB
PSTI Kaltim Siapkan Regenerasi Atlet Jelang Jadi Tuan Rumah BK PON 2027, Pembinaan Dimulai dari SD-SMA
Ketua Pengprov PSTI Kaltim H Sabaruddin Panrecalle memimpin rakerprov yang dirangkai dengan pelatihan pelatih dan wasit berlisensi T2 dan S2 tingkat provinsi.

BALIKPAPAN — Rakerprov PSTI Kaltim dirangkai dengan pelatihan pelatih dan wasit berlisensi T2 dan S2 tingkat provinsi. Ketua Pengprov PSTI Kaltim H Sabaruddin Panrecalle menegaskan persiapan menuju agenda nasional tidak bisa dilakukan secara singkat.

Pembinaan atlet dimulai dari jenjang usia dini hingga tingkat pelajar. Pola itu dinilai perlu untuk membentuk kekuatan tim dalam jangka panjang.

Rumusan Pembinaan dari Provinsi hingga Kabupaten dan Kota

Sabaruddin menyebut rakerprov menjadi momentum menyatukan program pembinaan di 10 kabupaten dan kota. Masukan dari masing-masing pengurus cabang (Pengcab) diperlukan untuk memetakan potensi atlet sekaligus menyusun pola pembinaan yang lebih terarah.

"Yang kami utamakan adalah pembinaan. Kami ingin ada rumusan yang jelas dari pengurus provinsi hingga kabupaten dan kota, terutama membina atlet sejak dini, mulai tingkat SD sampai SMA," kata Sabaruddin yang juga Ketua Komisi II DPRD Kaltim.

Target Realistis: Masuk 5-10 Besar Nasional

Sabaruddin menyadari target prestasi tidak dapat dipatok terlalu tinggi. Kepengurusan baru masih membangun fondasi pembinaan, sehingga target masuk lima sampai 10 besar nasional dinilai lebih realistis.

"Kami tidak ingin muluk-muluk. Target masuk lima sampai 10 besar secara nasional menjadi harapan yang realistis. Tentu kami juga ingin meraih medali emas, tetapi harus melihat potensi dan kualitas atlet," ujarnya.

Meski demikian, kesempatan menjadi tuan rumah BK PON 2027 dinilai sebagai keuntungan tersendiri bagi Kaltim. Selain tampil di hadapan publik sendiri, momentum itu dapat dipakai mengukur hasil pembinaan atlet daerah.

Dispora Kaltim Dorong Setiap Pengcab Punya Dua Klub Aktif

Plt Kepala Dispora Kaltim Rasman Rading menilai kekuatan tim perlu dibangun melalui kompetisi yang rutin. Keberadaan klub di kabupaten dan kota menjadi bagian penting untuk menciptakan persaingan dan menemukan atlet potensial.

Rasman mendorong setiap pengcab memiliki sedikitnya dua klub aktif yang rutin berlatih dan mengikuti kejuaraan.

"Semakin sering kompetisi dilaksanakan, semakin besar peluang menemukan bibit atlet potensial. Pembinaan harus dimulai dari daerah melalui klub, sekolah dan program latihan yang berkesinambungan," kata Rasman.

Kaltim memiliki modal pembinaan melalui SKOI. Namun, sistem itu perlu ditopang pembinaan dari klub dan sekolah agar stok atlet tidak hanya bergantung pada satu pusat pembinaan.

Rasman juga mengingatkan agar daerah mulai menyiapkan atlet secara mandiri. Ketergantungan terhadap atlet dari luar daerah dinilai tidak ideal untuk membangun kekuatan tim dalam jangka panjang.

"Daerah juga harus membangun pembinaan melalui klub masing-masing. Atlet berkualitas tidak lahir dengan sendirinya, tetapi melalui proses panjang," ujarnya.

KONI Kaltim Minta Hasil Rakerprov Diterjemahkan ke Program Terukur

Wakil Ketua Umum V KONI Kaltim Roni Andi Pangajoang meminta PSTI segera menerjemahkan hasil rakerprov dalam program yang terukur. Kaltim memiliki agenda besar sebagai calon tuan rumah BK PON 2027, sehingga persiapan tidak hanya menyangkut penyelenggaraan tetapi juga kekuatan kontingen yang akan tampil.

"Kami berharap keputusan yang dihasilkan dalam rakerprov ini menjadi gagasan yang luar biasa untuk membawa PSTI Kaltim lebih baik. Apalagi, tahun 2027 Kaltim direncanakan menjadi tuan rumah BK PON. Ini kesempatan besar yang harus dipersiapkan dengan matang," kata Roni.

Roni juga berharap PSTI Kaltim dapat mengusulkan agar BK PON sepak takraw tahun 2027 tidak hanya menggunakan pembagian wilayah, tetapi dapat digelar dalam skala nasional.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kotaku.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks