Pencarian

Rahasia Duma Riris Turun 16 Kg usai Melahirkan Anak Ketiga

Senin, 12 Oktober 2026 • 09:48:01 WIB
Rahasia Duma Riris Turun 16 Kg usai Melahirkan Anak Ketiga
Duma Riris Silalahi berbagi pengalaman menurunkan 16 kilogram setelah melahirkan anak ketiga.

KALIMANTAN TIMUR — Duma Riris Silalahi berhasil menurunkan 16 kilogram setelah melahirkan anak ketiga, dari 89 kg menjadi 73 kg. Istri penyanyi Judika ini membagikan rahasianya: olahraga ringan yang disukai, pola makan yang lebih bijak, dan kesabaran ekstra karena masih menyusui di usia 42 tahun.

Duma Riris Silalahi mengungkapkan proses penurunan berat badannya lewat unggahan di Instagram pribadinya. Ia membagikan foto sebelum dan sesudah persalinan anak ketiga, Juan Deo Volante Sihotang, yang menunjukkan perubahan signifikan dari 89 kilogram menjadi 73 kilogram.

Perjalanan Duma tidak instan. Ia memulai dari olahraga sederhana yang disukai, mengatur pola makan tanpa menyiksa diri, dan tetap mengutamakan nutrisi karena masih menyusui Juan yang kini berusia 22 bulan.

Berat Badan Sempat Sentuh 90 Kilogram

Sebelum melahirkan Juan, berat badan Duma sudah mengalami kenaikan. Ia bahkan pernah mencapai angka 90 kilogram lebih. "Sebenarnya pas mau melahirkan Juan itu 90 kilogram lebih, mungkin karena agak tinggi dan bertulang besar juga," tutur Duma, dikutip dari Instagram @duma_riris.

Duma mengaku sempat kaget melihat angka 89 kilogram di timbangan setelah persalinan. Apalagi ia sudah berusia 42 tahun, masih menyusui, dan harus mengurus tiga anak. Ia memutuskan tidak terburu-buru menurunkan berat badan.

Mulai dari Olahraga yang Disukai, Bukan yang Menyiksa

Duma memilih olahraga yang membuatnya senang agar tidak malas menjalaninya. Ia rutin melakukan pilates, padel, jogging, dan treadmill secara bertahap. "Pelan-pelan yang penting konsisten," ujarnya.

Pendekatan ini berbeda dari diet ketat yang pernah ia jalani sebelum menikah. Kini ia lebih mendengarkan tubuh dan memilih aktivitas fisik yang bisa dinikmati jangka panjang.

Atur Pola Makan Tanpa Larangan Ketat

Duma tidak menerapkan pantangan ekstrem. Ia hanya mengurangi makanan kurang sehat dan memilih asupan yang tetap memenuhi kebutuhan nutrisi. Keputusan ini penting karena ia masih menyusui Juan.

"Apalagi aku masih menyusui Juan, jadi nutrisi tetap jadi prioritas," jelasnya. ASI untuk Juan pun tetap lancar hingga usia 22 bulan, dan Duma berharap bisa menyusui sampai 24 bulan.

Kunci Utama: Sabar dan Konsisten

Duma menekankan bahwa prosesnya tidak instan. Di usia yang tidak lagi muda, penurunan berat badan berjalan lebih lambat dibanding saat ia masih muda. Ia mengaku dulu bisa cepat kurus dengan diet keras, tapi kini memilih jalan yang lebih sehat.

"Yang penting mengASIhi Juan sampai sekarang 22 bulan masih lancar," ujarnya. Ia juga berpesan untuk para Bunda yang sedang berjuang menurunkan berat badan agar tidak menyerah.

"Buat mama yang lagi berjuang menurunkan berat badan, semangatt... sama-sama kita bisa. Pelan-pelan yang penting happy dan pantang menyerah," tutup Duma.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks