KALIMANTAN TIMUR — Antonio Nusa menjelma jadi salah satu winger paling menjanjikan di Bundesliga bersama RB Leipzig, dengan torehan empat gol dan tiga assist dari tujuh laga musim ini. Penampilan gemilang pemain 21 tahun itu membuat sejumlah klub Premier League menyesal melewatkan peluang merekrutnya saat harganya masih murah.
Nusa kini menjadi figur kunci RB Leipzig di Bundesliga. Statistiknya musim ini menunjukkan konsistensi: empat gol, tiga assist, plus 15 dribel sukses — jumlah terbanyak di liga, setara Michael Olise dan hampir dua kali lipat Luis Diaz.
Catatan itu bukan kebetulan. Sejak bergabung dari Club Brugge, Nusa tampil di 61 dari 73 pertandingan Bundesliga yang mungkin ia mainkan. Kekhawatiran soal kondisi fisiknya tidak terbukti.
Brentford Hampir Rekrut Nusa, Kesepakatan Batal di Menit Akhir
Pada Januari 2024, Brentford hampir mengamankan tanda tangan Nusa senilai £25 juta. Klub London barat itu sudah mendekati kesepakatan dengan Club Brugge, setelah Nusa sebelumnya berbicara dengan Tottenham Hotspur dan menarik minat Arsenal, Chelsea, serta Liverpool.
Namun transfer itu batal mendadak, diduga karena masalah pada tes medis. Nusa bertahan di Belgia, dan Brentford beralih ke Gustavo Nunes pada Agustus berikutnya. Nunes direkrut dari Gremio dengan biaya di atas £10 juta plus kontrak enam tahun, tetapi cedera membatasi ia hanya tampil lima kali di tim utama.
Dua pekan sebelum Nunes bergabung, RB Leipzig resmi merekrut Nusa dengan nilai €21 juta (£18 juta) dan kontrak lima tahun. Keputusan Leipzig terbukti tepat.
Perbandingan Harga: Savio £85 Juta, Nusa Lebih Murah
Musim panas lalu, Leipzig dikabarkan memasang harga €60 juta (£51 juta) untuk Nusa — hampir tiga kali lipat biaya yang mereka keluarkan. Arsenal, Aston Villa, Crystal Palace, Newcastle United, dan Spurs disebut sempat menjajaki kemungkinan.
Sebagai perbandingan, Spurs menggelontorkan dana hingga £85 juta untuk Savio, yang hanya mencetak dua gol Premier League dalam dua musim bersama Manchester City. Nusa akan jauh lebih murah, dengan potensi penjualan kembali yang lebih tinggi.
Terinspirasi Neymar, Kini Jadi Andalan Norwegia
Julukan "Neymar Norwegia" melekat pada Nusa bukan tanpa alasan. Ia tumbuh menonton video Neymar di YouTube dan berusaha meniru kemampuan dribelnya.
"Pemain favorit saya haruslah Neymar," kata Nusa kepada FourFourTwo. "Saya tidak bisa menyebut seratus pemain yang saya tonton, tapi ya, mungkin dia sumber inspirasi dan kegembiraan terbesar saya."
Nusa kini punya 34 caps untuk Norwegia dengan 19 kontribusi gol (sembilan gol, 10 assist). Ia juga mencetak gol melengkung indah ke gawang Pantai Gading di babak 32 besar Piala Dunia, dan tampil mengesankan bersama Erling Haaland serta Martin Odegaard di skuad asuhan Stale Solbakken.
Kontraknya di Leipzig masih tersisa tiga tahun, tanpa klausul pelepasan menurut laporan. Leipzig punya ruang menaikkan harga seiring performa Nusa yang terus menanjak. Klub mana pun yang akhirnya merekrutnya berpotensi mendapatkan pemain kelas dunia — dan meninggalkan sejumlah tim Premier League menyesal telah melewatkannya.