KALIMANTAN TIMUR — Persib Bandung memetik kemenangan 1-0 atas Viettel FC pada laga kedua Grup E ACL Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10/2026). Gol tunggal Mariano Peralta dari titik putih pada menit ke-45 memastikan Maung Bandung mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memuncaki klasemen grup.
Kemenangan atas wakil Vietnam itu diraih Persib dengan catatan disiplin yang sempat diuji. Dua kartu merah mewarnai jalannya pertandingan, tetapi skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Bagi Persib, hasil ini mengulang pola dua laga awal Grup E: menang tanpa kebobolan. Sebelumnya, anak asuh Igor Tolic juga menaklukkan FC Seoul dengan skor identik.
Sandy Walsh Main Penuh 90 Menit di Laga Debutnya
Bek Timnas Indonesia Sandy Walsh langsung dipercaya tampil sejak awal dan bermain selama 90 menit dalam penampilan perdananya bersama Maung Bandung. Kesempatan itu membuat Sandy kini memperkuat Persib di kompetisi antarklub Asia.
Sementara Mariano Peralta memecah kebuntuan tepat menjelang turun minum. Eks Borneo FC itu mengeksekusi penalti pada menit ke-45, dan gol tersebut bertahan sebagai satu-satunya yang tercipta sepanjang laga.
Viettel dan Persib Sama-Sama Kehilangan Pemain
Tensi pertandingan naik setelah kedua kesebelasan harus bermain dengan sepuluh orang. Viettel kehilangan Paulinho Martins pada menit 67 akibat kartu kuning kedua.
Persib menyusul kehilangan Marc Klok yang diusir wasit pada menit ke-74. Meski jumlah pemain imbang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga usai.
Enam Poin dan Posisi Teratas Grup E
Tambahan tiga poin membuat Persib mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan dan menempati posisi teratas Grup E. Di bawah Maung Bandung ada Melbourne Victory, Viettel FC, dan Seoul FC.
Dua kemenangan tanpa kebobolan menjadi modal berharga bagi Persib untuk menjaga peluang lolos dari fase grup.
Indonesia di Peringkat Sembilan Zona Timur
Performa klub Indonesia di kompetisi Asia turut berkaitan dengan persaingan koefisien asosiasi AFC. Mengutip pembaruan Footy Rankings pada 14 Oktober 2026, Indonesia berada di peringkat kesembilan Zona Timur dengan 27,759 poin, unggul atas Kamboja yang mengoleksi 27,141 poin.
Perubahan peringkat bergantung pada sistem penilaian AFC dan hasil seluruh wakil negara yang berkompetisi. Karena itu, kemenangan Persib atas Viettel tidak otomatis menjadi satu-satunya penyebab perubahan posisi Indonesia.
Dua hal yang terlihat jelas dari laga ini: Persib menjaga langkah sempurna di Grup E, dan klub Indonesia tetap bersaing di level Asia. Pemantauan koefisien resmi AFC menjadi acuan untuk melihat perkembangan berikutnya.