Pencarian

Teether Bayi: Manfaat dan 4 Pilihan Aman untuk Tumbuh Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 • 09:47:31 WIB
Teether Bayi: Manfaat dan 4 Pilihan Aman untuk Tumbuh Gigi
Bayi menggenggam teether untuk meredakan ketidaknyamanan gusi saat fase tumbuh gigi.

KALIMANTAN TIMUR — Memasuki usia 6-10 bulan, gusi bayi mulai terasa gatal dan bengkak saat gigi pertama muncul. Teether lembut bisa jadi penyelamat: meredakan nyeri gusi sekaligus melatih koordinasi tangan dan mulut. Berikut manfaat dan empat pilihan teether yang aman untuk si kecil.

Fase tumbuh gigi kerap bikin bayi rewel, sering menggigit jari, dan susah tidur. Tekanan lembut dari teether membantu meredakan rasa tidak nyaman di gusi tanpa perlu obat-obatan.

Selain meredakan gatal, teether melatih motorik halus bayi. Saat menggenggam dan mengarahkannya ke mulut, koordinasi mata dan tangan si kecil terlatih secara alami.

Kenapa Keamanan Bahan Jadi Prioritas

Gusi bayi masih sangat sensitif, jadi bahan teether tidak boleh sembarangan. Pilih produk berbahan food grade silicone yang bebas BPA, PVC, dan phthalate.

Material lentur namun kuat penting agar tidak melukai jaringan mulut bayi. Tekstur berbeda pada permukaan teether juga memberi sensasi pijatan yang membantu menenangkan kegelisahan.

1. Teether Sarung Tangan untuk Bayi yang Suka Gigit Jari

Eolini menghadirkan teether model gauntlet atau sarung tangan berbentuk ayam. Desain ini cocok untuk bayi yang punya kebiasaan menggigit jari sendiri.

Karena dipakai di tangan, teether tidak mudah jatuh ke lantai. Materialnya 100% food grade silicone dan tahan panas, sehingga bisa disterilkan dengan air mendidih.

Selain jadi gigitan, produk ini melindungi kulit tangan bayi dari iritasi akibat air liur berlebih. Harganya Rp 44.100 setelah diskon 10% dari Rp 49.000.

2. Teether Kelinci dengan Kotak Penyimpanan

Rabbit Teether dari Brish punya material lentur dan bentuk ergonomis yang mudah digenggam tangan mungil. Produk ini dirancang untuk bayi usia 3 bulan ke atas.

Setiap pembelian dilengkapi casing transparan untuk menjaga kebersihan saat tidak dipakai. Praktis dibawa bepergian tanpa khawatir terkena debu di dalam tas.

Bahannya non-toxic dan BPA free. Harga Rp 55.000, turun 28% dari Rp 76.389.

3. Teether Llama Multitekstur dengan Tali Pengaman

Brish Llama Teether menonjol lewat desain multitekstur yang memijat gusi dari berbagai sudut. Stimulasi sensorik di area mulut jadi lebih beragam.

Produk ini dilengkapi free strap yang bisa dikaitkan ke baju bayi, sehingga tidak perlu berulang kali mencuci teether yang jatuh. Bobotnya ringan, cocok untuk bayi 0-12 bulan yang baru belajar menggenggam.

Harga Rp 65.000 setelah diskon 32% dari Rp 95.588.

4. Gelang Gigit Gurita untuk Cegah Kebiasaan Isap Jempol

COCONI Octopus Wristband dirancang untuk bayi yang gemar mengisap jempol. Gelangnya bisa disesuaikan ukuran tangan bayi dan tetap di pergelangan tanpa risiko hilang.

Tentakel bertekstur memberi pijatan lembut pada gusi yang gatal. Produk ini tahan suhu tinggi, aman disterilkan hingga 200°C dengan UV atau uap.

Bentuk gurita yang lucu juga berfungsi sebagai mainan edukatif untuk melatih motorik halus. Harganya Rp 69.000.

Kapan Perlu ke Dokter

Teether membantu meredakan ketidaknyamanan, tapi bukan pengganti pemeriksaan medis. Segera konsultasi ke dokter anak jika bayi demam tinggi di atas 38°C, diare berkepanjangan, atau gusi bengkak disertai nanah.

Hentikan pemakaian teether bila muncul ruam, luka, atau reaksi alergi pada mulut dan kulit bayi.

Jaga Kebersihan Teether

Sterilkan teether secara rutin, terutama setelah jatuh ke lantai. Cuci dengan air sabun lalu rendam air mendidih sesuai petunjuk produk.

Periksa kondisi teether secara berkala. Ganti jika ada retak, sobek, atau perubahan warna yang mencurigakan.

Memilih teether yang aman dan sesuai kebutuhan bayi membuat masa tumbuh gigi lebih tenang. Empat pilihan di atas bisa jadi pertimbangan, tinggal sesuaikan dengan kebiasaan si kecil dan anggaran ibu di rumah.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks