Pencarian

Chery Masih Numpang Produksi di Pabrik Handal, Pabrik Mandiri Masih Dikaji

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 14:47:31 WIB
Chery Masih Numpang Produksi di Pabrik Handal, Pabrik Mandiri Masih Dikaji
Perakitan mobil Chery, Jaecoo, dan iCar di Indonesia masih dilakukan di fasilitas PT Handal Indonesia Motor hingga Oktober 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Chery Group memastikan perakitan mobil Chery, Jaecoo, dan iCar di Indonesia masih dilakukan di fasilitas PT Handal Indonesia Motor hingga Oktober 2026. Rencana pembangunan pabrik mandiri yang sempat mencuat tahun lalu belum terealisasi karena perusahaan masih mempelajari insentif dan kepastian regulasi dari pemerintah. Komitmen investasi Rp 5,2 triliun sampai 2030 tetap berjalan, mencakup opsi kemitraan maupun pabrik sendiri.

Presiden Direktur PT Chery Grup Zeng Shuo menyatakan pihaknya belum menetapkan tenggat kapan pabrik mandiri akan mulai dibangun. Menurutnya, keputusan investasi di sektor manufaktur tidak bisa dihitung dalam hitungan bulan.

Regulasi Stabil Jadi Syarat Utama Investasi Jangka Panjang

Zeng menegaskan bahwa kepastian aturan menjadi pertimbangan paling berat sebelum perusahaan menggelontorkan dana besar untuk fasilitas produksi. Pernyataan itu disampaikannya saat ditemui di Wuhu, China, Jumat (23/10/2026).

"Jadi kita investmentnya biasanya bukan short term. Biasanya kita long term. Jadi dia regulasi yang konsisten sama stabil amat penting biar industri sehat dan berkembang," ujar Zeng Shuo.

Kalimat itu menjelaskan mengapa Chery belum juga memindahkan lini perakitan dari pabrik Handal. Selama skema kemitraan dinilai masih efisien, penambahan kapasitas lewat pabrik sendiri belum menjadi prioritas mendesak.

Lokalisasi Komponen dan Baterai Dikebut demi TKDN 60 Persen

Meski belum punya pabrik mandiri, Chery mengklaim terus menaikkan kandungan lokal pada mobil-mobil yang dijual di Indonesia. Sejumlah pemasok dalam negeri sudah masuk ke rantai pasok komponen Chery Group.

"Kita sudah follow policy yang localization ini. Jadi ke depan kita juga akan tetap follow aturan sama roadmap yang sudah diset pemerintah," lanjut Zeng Shuo.

Yang tengah disiapkan adalah lokalisasi baterai. Langkah ini dibutuhkan untuk memenuhi aturan TKDN sebesar 60 persen yang mulai berlaku tahun depan, syarat agar mobil listrik Chery dan iCar tetap menikmati insentif pemerintah.

Jaecoo Jadi Modal Chery Group di Pasar Indonesia

Pasar Indonesia memang bukan pasar kecil bagi Chery Group. Penjualan grup ini disebut cukup moncer, dengan Jaecoo sudah masuk jajaran mobil terlaris dan bersaing langsung dengan merek-merek Jepang.

Posisi itu membuat ekspansi produksi di dalam negeri masuk akal secara bisnis. Namun Chery memilih menyeimbangkan antara pertumbuhan penjualan dan kesiapan infrastruktur produksi.

Ekspor Setir Kiri ke Vietnam Jadi Jalur Tambahan

Selain memasok pasar domestik, Chery Indonesia mulai mengekspor mobil setir kiri ke Vietnam. Aktivitas ekspor ini memberi nilai tambah pada volume produksi yang saat ini masih berjalan di pabrik Handal.

Dengan komitmen investasi Rp 5,2 triliun hingga 2030, Chery membuka dua jalur: memperluas kemitraan dengan perakit yang ada, atau membangun fasilitas sendiri ketika kondisi regulasi dinilai sudah ideal.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks