TANJUNG REDEB — Angka kunjungan Berau Expo 2026 setara rata-rata sekitar 26 ribu orang per hari. Kepadatan itu menjadikan kawasan pameran sebagai salah satu pusat aktivitas warga sepanjang pelaksanaan expo, sekaligus membuka peluang usaha bagi pedagang dan pelaku usaha lokal di sekitarnya.
Pameran diikuti 106 stan yang menampilkan program pembangunan daerah hingga produk unggulan UMKM. Selain hiburan, warga yang datang dapat mengenal program pembangunan, mengikuti berbagai kegiatan, serta melihat dan membeli produk usaha mikro, kecil, dan menengah.
Rp 17 Miliar Berputar, Naik 13,3 Persen dari Edisi Sebelumnya
Panitia mencatat perputaran ekonomi selama 10 hari kegiatan mencapai Rp 17 miliar. Angka itu tumbuh sekitar 13,3 persen dibandingkan penyelenggaraan Berau Expo sebelumnya.
Kenaikan ini ditopang tingginya kunjungan harian dan transaksi di stan peserta. Pelaku usaha lokal memanfaatkan keramaian untuk mempertemukan produk mereka dengan calon pembeli dari berbagai kampung.
Bupati Berau Sebut Expo Jadi Ruang Pertemuan Lintas Kampung
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta pameran, pelaku usaha, dan masyarakat yang berpartisipasi. Menurutnya, Berau Expo telah berkembang menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai kampung dan kalangan.
Sri Juniarsih menilai expo berperan menggerakkan aktivitas ekonomi, mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, serta membuka ruang promosi bagi produk daerah.
"Berau Expo dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing," ungkapnya.
Dorongan agar UMKM Berau Menembus Pasar Lebih Luas
Pemerintah kabupaten menekankan pentingnya keberlanjutan pengembangan UMKM. Produk lokal dinilai perlu terus didorong agar memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas.
Kabupaten Berau memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, mulai dari pariwisata, produk cokelat yang telah menembus pasar internasional, hingga perikanan dan perkebunan.
Potensi itu perlu didukung kemampuan masyarakat mengolah sumber daya menjadi produk bernilai tambah dan peluang usaha yang produktif. Berau Expo 2026 menjadi ajang pembuktian bagi pelaku usaha lokal untuk menguji daya saing produk mereka di hadapan ribuan pengunjung.