BALIKPAPAN — Irjen Agus Wijayanto meninggalkan kursi Kapolda Kalimantan Utara untuk mengisi jabatan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Posisi yang ditinggalkannya diisi Brigjen Andi Syahriful Taufik, yang sebelumnya bertugas sebagai Irwil V Irwasum Polri. Sementara Kapolda Lampung dipegang Brigjen Yustan Alpiani, menggantikan Irjen Helfi Assegaf.
Irjen Viktor Theodorus Sihombing, yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, mendapat penugasan baru sebagai Sahlisosbud Kapolri. Pergeseran ini tercatat dalam surat telegram yang sama dan berlaku untuk tiga daerah sekaligus.
Tiga Nama yang Mengisi Kursi Kapolda
Agus Wijayanto berpindah dari Tanjung Selor ke Pangkalpinang setelah sebelumnya memimpin Polda Kalimantan Utara. Rotasi ini menempatkannya menggantikan Viktor Theodorus Sihombing di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Kekosongan di Polda Kalimantan Utara diisi Andi Syahriful Taufik. Perwira berpangkat brigjen itu sebelumnya bertugas di lingkungan Irwasum Polri sebagai Irwil V.
Di Lampung, Yustan Alpiani naik memimpin Polda menggantikan Helfi Assegaf. Seperti dua nama lainnya, penugasan Yustan tertuang dalam surat telegram bertanggal 10 Oktober 2026.
Alasan Polri: Dinamika Organisasi dan Pembinaan Karier
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel. Langkah itu ditujukan untuk memperkuat kinerja institusi dan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
Penempatan personel, menurut Johnny, mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, hingga integritas. Prinsip meritokrasi juga menjadi salah satu pertimbangan agar pejabat yang ditunjuk mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional.
Polri menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas kontribusi mereka selama bertugas. Harapannya, pergantian kepemimpinan tidak menghambat pelayanan masyarakat, melainkan memperkuat koordinasi dan efektivitas kerja kepolisian.
19 Kapolda Lebih Dulu Diganti Sehari Setelah Suyudi Menjabat
Sebelum merotasi tiga Kapolda tersebut, Suyudi telah mengganti 19 jabatan Kapolda melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi itu dilakukan sehari setelah ia menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dari 19 jabatan yang berganti, enam di antaranya berada di Pulau Jawa, termasuk Kapolda Banten, Kapolda Metro Jaya, dan Kapolda Jawa Timur. Rangkaian mutasi ini menunjukkan penataan personel dalam skala cukup luas pada awal kepemimpinan Suyudi.
Bagi warga di tiga wilayah yang baru berganti pimpinan, yang perlu dicermati bukan hanya nama pejabat, tetapi bagaimana kepemimpinan baru melanjutkan program keamanan dan pelayanan publik. Setiap daerah punya karakteristik keamanan, kondisi sosial, dan kebutuhan pelayanan yang berbeda, sehingga pejabat baru dituntut cepat beradaptasi tanpa mengabaikan program yang sudah berjalan.